2.000 tahun yang lalu, saat Tuhan Yesus melakukan pekerjaan penebusan, Dia menanggung fitnah dan hukuman biadab dari bangsa Yahudi. Pemimpin agama Yahudi bersekongkol dengan pemerintah Roma dan menyalibkan Dia. Di akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa—yaitu Tuhan Yesus yang kembali dalam rupa manusia—Tiba di Tiongkok untuk melakukan pekerjaan penghakiman. Sekali lagi, Dia menghadapi hukuman, penindasan, dan penahanan bertubi-tubi, kali ini di tangan pemerintah Komunis Tiongkok dan kalangan keagamaan. Desas-desus dan kesalahpahaman yang disebarluaskan untuk menghakimi dan mencemarkan nama Gereja Tuhan Yang Mahakuasa bagaikan jerat tak kasat mata, menyelimuti, dan mengendalikan orang percaya yang tak terhitung jumlahnya. Tragedi sejarah terulang kembali .
Eastern Lightning, Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dibentuk oleh karena penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, Kristus akhir zaman. Gereja ini berisi semua orang yang menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa pada akhir zaman dan ditaklukkan dan diselamatkan oleh firman-Nya.
Entri yang Diunggulkan
Lagu Rohani Kristen 2020 -Hasil yang Dicapai dengan Mengenal Tuhan
Gereja Tuhan Yang Mahakuasa - Lagu Rohani Kristen 2020 -Hasil yang Dicapai dengan Mengenal Tuhan Suatu hari, kau 'kan m'ra...
15 September, 2018
Film Rohani Kristen | "Terlepas Dari Jerat" | Mendedahkan Kebenaran Di sebalik Kabar Angin (Trailer)
2.000 tahun yang lalu, saat Tuhan Yesus melakukan pekerjaan penebusan, Dia menanggung fitnah dan hukuman biadab dari bangsa Yahudi. Pemimpin agama Yahudi bersekongkol dengan pemerintah Roma dan menyalibkan Dia. Di akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa—yaitu Tuhan Yesus yang kembali dalam rupa manusia—Tiba di Tiongkok untuk melakukan pekerjaan penghakiman. Sekali lagi, Dia menghadapi hukuman, penindasan, dan penahanan bertubi-tubi, kali ini di tangan pemerintah Komunis Tiongkok dan kalangan keagamaan. Desas-desus dan kesalahpahaman yang disebarluaskan untuk menghakimi dan mencemarkan nama Gereja Tuhan Yang Mahakuasa bagaikan jerat tak kasat mata, menyelimuti, dan mengendalikan orang percaya yang tak terhitung jumlahnya. Tragedi sejarah terulang kembali .