Kristen Cheng Huize adalah seorang pekerja pada sebuah gereja rumah di Tiongkok. Ia menyaksikan gerejanya membuka pabrik dan mendorong para jemaat untuk bergabung dengan Gereja Tiga Pribadi serta menyerahkan diri kepada pemerintah Partai Komunis Tiongkok. Para gembala dan tua-tua gereja, baik di depan maupun di belakang layar, terlibat dalam pergelutan demi status dan nama pribadi, mereka bertengkar oleh karena kecemburuan sehingga membuat gereja tersebut terpecah-belah. Mereka juga bergabung dengan pemerintah Partai Komunis Tiongkok demi menentang Eastern Lightning dan mencegah para jemaat menemukannya. Mereka juga secara proaktif meminta kepada polisi untuk mengamankan para saudara-saudari yang menyebarkan Injil Kerajaan. Cheng Huize merasa sangat tertekan; ia menyadari bahwa gereja telah kehilangan pekerjaan Roh Kudus dan telah merosot menjadi sebuah tempat religius layaknya Babel agung, yang dikutuk dan dicaci oleh Tuhan. Ia lalu bertekad mencari Eastern Lightning dan mencari pekerjaan serta penampakan Tuhan….Dapatkah ia melarikan diri dari Babel yang sedang di ambang kejatuhan?
Eastern Lightning, Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dibentuk oleh karena penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, Kristus akhir zaman. Gereja ini berisi semua orang yang menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa pada akhir zaman dan ditaklukkan dan diselamatkan oleh firman-Nya.
Entri yang Diunggulkan
Lagu Rohani Kristen 2020 -Hasil yang Dicapai dengan Mengenal Tuhan
Gereja Tuhan Yang Mahakuasa - Lagu Rohani Kristen 2020 -Hasil yang Dicapai dengan Mengenal Tuhan Suatu hari, kau 'kan m'ra...
16 September, 2018
Film Rohani Kristen Terbaru | "Kota Akan Digulingkan" | Peringatan Tuhan Pada Akhir Zaman (Dubbing)
Kristen Cheng Huize adalah seorang pekerja pada sebuah gereja rumah di Tiongkok. Ia menyaksikan gerejanya membuka pabrik dan mendorong para jemaat untuk bergabung dengan Gereja Tiga Pribadi serta menyerahkan diri kepada pemerintah Partai Komunis Tiongkok. Para gembala dan tua-tua gereja, baik di depan maupun di belakang layar, terlibat dalam pergelutan demi status dan nama pribadi, mereka bertengkar oleh karena kecemburuan sehingga membuat gereja tersebut terpecah-belah. Mereka juga bergabung dengan pemerintah Partai Komunis Tiongkok demi menentang Eastern Lightning dan mencegah para jemaat menemukannya. Mereka juga secara proaktif meminta kepada polisi untuk mengamankan para saudara-saudari yang menyebarkan Injil Kerajaan. Cheng Huize merasa sangat tertekan; ia menyadari bahwa gereja telah kehilangan pekerjaan Roh Kudus dan telah merosot menjadi sebuah tempat religius layaknya Babel agung, yang dikutuk dan dicaci oleh Tuhan. Ia lalu bertekad mencari Eastern Lightning dan mencari pekerjaan serta penampakan Tuhan….Dapatkah ia melarikan diri dari Babel yang sedang di ambang kejatuhan?