Entri yang Diunggulkan

Lagu Rohani Kristen 2020 -Hasil yang Dicapai dengan Mengenal Tuhan

Gereja Tuhan Yang Mahakuasa - Lagu Rohani Kristen 2020 -Hasil yang Dicapai dengan Mengenal Tuhan Suatu hari, kau 'kan m'ra...

30 September, 2018

Firman Tuhan "Hanya Orang-Orang yang Mengenal Tuhan dan Pekerjaan-Nya Dapat Memuaskan Hati Tuhan"

Firman Tuhan "Hanya Orang-Orang yang Mengenal Tuhan dan Pekerjaan-Nya Dapat Memuaskan Hati Tuhan"
Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Percaya kepada Tuhan dan mencari kebenaran tentang Tuhan bukanlah hal yang mudah. Semua itu tidak dapat dicapai hanya dengan berkumpul dan mendengarkan khotbah, dan engkau tidak dapat disempurnakan oleh semangat saja. Engkau harus mengalami, dan mengetahui, dan memiliki prinsip dalam tindakan engkau, dan menangkap pekerjaan Roh Kudus. Jika engkau telah memiliki pengalaman, engkau akan bisa membedakan banyak hal—engkau akan bisa membedakan antara yang baik dan yang jahat, antara kebenaran dan kejahatan, antara apa yang berasal dari daging dan darah dan apa yang berasal dari kebenaran. engkau harus bisa membedakan antara semua hal ini, dan dengan berbuat demikian, apa pun situasinya, engkau tidak akan pernah tersesat. Inilah tingkat pertumbuhan engkau yang sebenarnya. Mengenal pekerjaan Tuhan bukanlah hal yang mudah: engkau harus memiliki standar dan tujuan dalam pencarian engkau, engkau harus mengetahui cara untuk mencari jalan yang benar, dan bagaimana menilai apakah itu adalah jalan yang benar atau tidak, dan apakah itu adalah pekerjaan Tuhan atau bukan. Apakah prinsip yang paling mendasar dalam mencari jalan yang benar? Engkau harus melihat apakah ada pekerjaan Roh Kudus atau tidak, apakah perkataan itu adalah ungkapan kebenaran atau tidak, untuk siapa kesaksian itu diberikan, dan apa manfaatnya bagi engkau."

28 September, 2018

Kedua Inkarnasi Melengkapi Makna Penting Inkarnasi

Setiap tahap pekerjaan yang dilakukan oleh Tuhan memiliki makna praktisnya sendiri. Saat itu, ketika Yesus datang, Ia adalah laki-laki, tetapi kali ini Ia adalah perempuan. Dari ini, engkau bisa melihat bahwa Tuhan menciptakan laki-laki dan perempuan demi pekerjaan-Nya, dan bagi-Nya tidak ada perbedaan gender. Ketika Roh-Nya datang, Ia dapat mengenakan jenis daging apa pun sekehendak-Nya dan daging tersebut dapat merepresentasikan diri-Nya. Apakah laki-laki atau perempuan, daging itu dapat merepresentasikan Tuhan sejauh itu adalah daging inkarnasi-Nya. Jika Yesus menampakkan diri sebagai perempuan ketika Ia datang, dengan kata lain, jika seorang bayi perempuan, dan bukan bayi laki-laki, yang dikandung dari Roh Kudus, maka tahap pekerjaan itu akan sama saja diselesaikan. Jika kasusnya seperti demikian, maka pekerjaan di tahap sekarang akan diselesaikan oleh seorang laki-laki, tetapi pekerjaan itu sendiri akan sama saja diselesaikan. Pekerjaan yang dilakukan di setiap tahap sama-sama sangat penting. Tidak ada tahap pekerjaan yang diulangi, atau yang bertentangan satu dengan lainnya. Pada saat itu, Yesus dalam melakukan pekerjaan-Nya disebut “Putra tunggal”, dan “Putra” menyiratkan gender laki-laki. Lalu, mengapa Putra tunggal tidak disebutkan di tahap ini? Ini karena persyaratan dari pekerjaan ini mengharuskan adanya perubahan dalam gender, yang berbeda dengan gendernya Yesus. Bagi Tuhan tidak ada perbedaan gender. Ia melakukan pekerjaan-Nya seperti yang Ia inginkan dan dalam melakukan pekerjaan-Nya, Ia tidak tunduk pada pembatasan apa pun, tetapi terutama bebas. Namun, setiap tahap pekerjaan memiliki makna praktisnya sendiri. Tuhan menjadi daging dua kali, dan tidak diragukan lagi bahwa inkarnasi-Nya di akhir zaman adalah untuk yang terakhir kalinya. Ia telah datang untuk mengungkapkan semua perbuatan-Nya. Jika di tahap ini Ia tidak menjadi daging agar secara pribadi melakukan pekerjaan untuk disaksikan manusia, manusia akan selamanya berpegang pada gagasan bahwa Tuhan itu hanya laki-laki, dan bukan perempuan. Sebelum ini, semua manusia percaya bahwa Tuhan hanya bisa laki-laki dan bahwa seorang perempuan tidak dapat disebut Tuhan, karena semua manusia menganggap laki-laki memiliki otoritas atas perempuan. Mereka percaya bahwa tidak ada perempuan yang dapat memegang otoritas, tetapi hanya laki-laki. Terlebih lagi, mereka bahkan mengatakan bahwa laki-laki adalah kepala atas perempuan dan perempuan harus menaati laki-laki dan tidak boleh mengunggulinya. Di masa lalu, ketika dikatakan bahwa laki-laki adalah kepala perempuan, ini ditujukan kepada Adam dan Hawa yang telah teperdaya oleh ular, dan bukan ditujukan kepada laki-laki dan perempuan yang diciptakan Yahweh pada mulanya. Tentu saja, seorang perempuan harus menaati dan mengasihi suaminya, sebagaimana suami harus belajar untuk memberi makan dan menyokong keluarganya. Ini adalah hukum dan ketetapan yang Yahweh tetapkan untuk ditaati umat manusia dalam kehidupan mereka di bumi. Yahweh berkata kepada perempuan itu, “Engkau akan berahi kepada suamimu, dan ia akan berkuasa atasmu.” Ia berkata demikian hanya agar umat manusia (yaitu, laki-laki dan perempuan) dapat menjalani kehidupan yang normal di bawah kekuasaan Yahweh, dan hanya agar kehidupan umat manusia memiliki sebuah struktur dan tidak melenceng dari tatanan yang semestinya. Oleh karena itulah, Yahweh membuat aturan yang tepat tentang bagaimana laki-laki dan perempuan seharusnya bertindak, tetapi ini hanya berkaitan dengan semua makhluk ciptaan yang hidup di bumi dan tidak ada kaitannya dengan daging inkarnasi Tuhan. Bagaimana mungkin Tuhan menjadi sama dengan ciptaan-Nya? Firman-Nya ditujukan hanya kepada umat manusia yang diciptakan-Nya; Agar umat manusia menjalani kehidupan yang normal, Ia menetapkan aturan untuk laki-laki dan perempuan. Pada mulanya, ketika Yahweh menciptakan umat manusia, Ia membuat dua jenis manusia, laki-laki dan perempuan; dan dengan demikian daging inkarnasi-Nya juga dibedakan menjadi laki-laki atau perempuan. Ia tidak memutuskan tentang pekerjaan-Nya berdasarkan firman yang Ia ucapkan kepada Adam dan Hawa. Dua kali Ia menjadi daging ditentukan sepenuhnya menurut pemikiran-Nya pada saat Ia pertama kali menciptakan umat manusia, artinya, Ia menyelesaikan pekerjaan dua inkarnasi-Nya berdasarkan pada laki-laki dan perempuan sebelum mereka dirusak. Jika manusia mengambil firman yang diucapkan Yahweh kepada Adam dan Hawa yang telah teperdaya oleh ular dan menerapkan firman itu pada pekerjaan inkarnasi Tuhan, tidakkah Yesus juga harus mengasihi istri-Nya sebagaimana seharusnya? Jika demikian, akankah Tuhan tetap adalah Tuhan? Dan dengan demikian, akankah Ia tetap dapat menyelesaikan pekerjaan-Nya? Jika adalah salah bahwa daging inkarnasi Tuhan perempuan, bukankah kesalahan yang paling besar bagi Tuhan adalah telah menciptakan perempuan? Jika manusia masih percaya bahwa adalah keliru bagi Tuhan untuk berinkarnasi sebagai seorang perempuan, maka bukankah Yesus, yang tidak menikah dan karenanya tidak dapat mengasihi istri-Nya, adalah juga kekeliruan yang sama besarnya dengan inkarnasi di masa sekarang? Karena engkau menggunakan firman yang Yahweh ucapkan kepada Hawa untuk mengukur kebenaran inkarnasi Tuhan di masa sekarang, maka engkau harus menggunakan firman Yahweh kepada Adam untuk menilai Tuhan Yesus yang menjadi daging di Zaman Kasih Karunia. Bukankah keduanya ini sama? Karena engkau mengukur Tuhan Yesus menurut laki-laki yang belum teperdaya oleh ular, maka engkau tidak dapat menilai kebenaran inkarnasi di zaman sekarang menurut perempuan yang telah teperdaya oleh ular. Ini tentu tidak adil! Jika engkau membuat penilaian seperti ini, itu membuktikan bahwa engkau telah kehilangan akal sehatmu. Ketika Yahweh dua kali menjadi daging, gender dari daging-Nya terkait dengan laki-laki dan perempuan yang belum teperdaya oleh ular. Menurut laki-laki dan perempuan yang belum teperdaya oleh ularlah Ia dua kali menjadi daging. Jangan berpikir bahwa kelelakian Yesus sama seperti kelelakian Adam yang telah teperdaya oleh ular. Ia dan Adam sepenuhnya tidak terkait, dan keduanya adalah dua laki-laki dengan sifat yang berbeda. Tentunya tidak mungkin bahwa kelelakian Yesus membuktikan bahwa Ia hanyalah kepala atas semua perempuan dan bukan kepala atas semua laki-laki, bukan? Bukankah Ia adalah Raja atas semua orang Yahudi (termasuk laki-laki dan perempuan)? Ia adalah Tuhan itu sendiri, bukan hanya kepala atas perempuan tetapi kepala atas laki-laki juga. Ia adalah Tuhan atas semua makhluk dan kepala atas semua makhluk. Bagaimana mungkin engkau menentukan kelelakian Yesus sebagai simbol kepala atas perempuan? Apakah ini bukan penghujatan? Yesus adalah laki-laki yang tidak rusak. Ia adalah Tuhan. Ia adalah Kristus. Ia adalah Tuhan. Bagaimana mungkin Ia menjadi laki-laki seperti Adam yang telah rusak? Yesus adalah daging yang dikenakan oleh Roh Tuhan yang maha kudus. Bagaimana mungkin engkau mengatakan bahwa Ia adalah Tuhan yang memiliki kelelakian Adam? Jika demikian, bukankah semua pekerjaan Tuhan itu keliru? Apakah Yahweh bisa menyatukan ke dalam diri Yesus kelelakiannya Adam, yang telah teperdaya? Bukankah inkarnasi di masa sekarang merupakan contoh lain dari pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi, yang berbeda secara gender dengan Yesus namun yang seperti Dia secara sifat? Masih beranikah engkau mengatakan bahwa Tuhan yang berinkarnasi tidak mungkin perempuan karena perempuan adalah orang pertama yang teperdaya oleh ular? Masih beranikah engkau mengatakan bahwa karena perempuan adalah yang paling najis dan merupakan sumber kerusakan umat manusia, maka Tuhan tidak mungkin menjadi daging sebagai seorang perempuan? Beranikah engkau bersikukuh mengatakan bahwa “perempuan harus selalu menaati laki-laki dan tidak akan pernah memanifestasikan atau merepresentasikan Tuhan secara langsung?” Engkau tidak mengerti di masa lalu, tetapi dapatkah engkau sekarang terus saja menghujat pekerjaan Tuhan, terutama daging inkarnasi Tuhan? Jika engkau tidak mampu sepenuhnya memahami hal ini, paling baik engkau menjaga lidahmu, jika tidak kebodohan dan ketidaktahuanmu akan diungkapkan dan keburukanmu akan dibeberkan. Jangan berpikir engkau memahami segalanya. Aku katakan kepadamu bahwa semua yang telah engkau lihat dan alami tidak cukup bagimu untuk memahami bahkan seperseribu bagian saja dari rencana pengelolaan-Ku. Jadi mengapa engkau bertindak sedemikian sombongnya? Secuil bakat dan pengetahuan minimal yang engkau miliki tidak cukup untuk Yesus pakai bahkan dalam satu detik pun dari pekerjaan-Nya! Sebanyak apakah pengalamanmu sebenarnya? Apa yang telah engkau lihat, semua yang telah engkau dengar di sepanjang hidupmu dan apa yang telah engkau bayangkan jauh lebih sedikit dibandingkan pekerjaan yang Aku lakukan sebentar saja! Engkau sebaiknya jangan suka mengecam dan mencari-cari kesalahan. Searogan apa pun dirimu, engkau hanya makhluk yang tidak lebih daripada seekor semut! Semua yang bisa engkau tahan dalam perutmu kurang dari apa yang dimiliki seekor semut di dalam tubuhnya! Jangan berpikir, hanya karena engkau telah memperoleh beberapa pengalaman dan senioritas, itu memberimu hak untuk menggerak-gerakkan tanganmu dengan pongah dan berbicara yang muluk-muluk. Bukankah pengalaman dan senioritasmu adalah produk dari firman yang telah Kuucapkan? Apakah engkau menganggap bahwa engkau telah membeli semua itu melalui kerja keras dan usahamu sendiri? Sekarang ini, engkau melihat bahwa Aku telah menjadi daging, dan mengenai hal ini saja, engkau dipenuhi dengan konsep yang sedemikian kayanya dan telah mengumpulkan gagasan yang tak terhitung jumlahnya daripadanya. Jika bukan karena inkarnasi-Ku, bahkan seandainya engkau memiliki bakat yang luar biasa, engkau tidak akan memiliki begitu banyak konsep; dan bukankah dari konsep-konsep ini semua gagasanmu berasal? Jika Yesus tidak menjadi daging untuk pertama kalinya, apakah engkau bahkan akan mengetahui tentang inkarnasi? Bukankah karena inkarnasi yang pertama telah memberimu pengetahuan, sehingga engkau memiliki kelancangan untuk menilai inkarnasi yang kedua? Mengapa, alih-alih menjadi pengikut yang setia, engkau malah menjadikannya bahan penelitian? Ketika engkau telah masuk ke dalam aliran ini dan datang menghadap Tuhan yang berinkarnasi, apakah Ia akan mengizinkanmu untuk menjadikan ini sebagai bahan penelitianmu? Tidak apa-apa bagimu untuk mempelajari sejarah keluargamu sendiri, tetapi jika engkau mencoba untuk mempelajari “sejarah keluarga” Tuhan, apakah Tuhan zaman sekarang akan mengizinkanmu untuk melakukan penelitian semacam itu? Bukankah engkau buta? Bukankah yang engkau lakukan itu tercela?

Seandainya saja pekerjaan Yesus telah dilakukan tanpa dilengkapi dengan pekerjaan pada tahap akhir zaman ini, maka manusia akan selamanya berpegang pada gagasan bahwa hanya Yesus saja merupakan Putra tunggal Tuhan, artinya, bahwa Tuhan memiliki hanya satu putra dan bahwa siapa pun yang datang setelahnya dengan memakai nama lain tidak mungkin merupakan Putra tunggal Tuhan, apalagi Tuhan itu sendiri. Manusia memiliki gagasan bahwa siapa pun yang melayani sebagai korban penghapus dosa atau yang mengambil alih kekuasaan atas nama Tuhan dan menebus semua umat manusia, adalah Putra tunggal Tuhan. Ada beberapa yang percaya bahwa selama Ia yang datang adalah laki-laki, Ia bisa dianggap sebagai Putra Tunggal Tuhan dan perwakilan Tuhan, dan bahkan ada orang yang mengatakan bahwa Yesus adalah Putra Yahweh, Putra tunggal-Nya. Bukankah ini gagasan manusia yang sangat berlebihan? Jika tahap pekerjaan ini tidak dilakukan di akhir zaman, seluruh umat manusia akan diselubungi oleh bayangan gelap ketika membahas tentang Tuhan. Jika seperti ini kasusnya, laki-laki akan menganggap dirinya lebih tinggi dari perempuan dan perempuan tidak akan pernah mampu mengangkat kepala mereka, dan bahkan tidak akan ada seorang perempuan lajang pun yang bisa diselamatkan. Orang-orang selalu menganggap bahwa Tuhan adalah laki-laki, dan terlebih lagi, bahwa Ia selalu memandang rendah perempuan, dan tidak akan menganugerahkan keselamatan kepadanya. Jika seperti ini kasusnya, bukankah benar bahwa semua perempuan, yang diciptakan Yahweh, dan yang juga telah dirusak, tidak akan pernah punya kesempatan untuk diselamatkan? Maka bukankah tidak ada gunanya bagi Yahweh untuk menciptakan perempuan, yaitu, untuk menciptakan Hawa? Bukankah wanita akan binasa untuk selamanya? Untuk alasan ini, tahap pekerjaan di akhir zaman harus dilakukan untuk menyelamatkan seluruh umat manusia, bukan hanya perempuan, tetapi seluruh umat manusia. Pekerjaan yang dilakukan demi seluruh umat manusia ini tidak dilakukan hanya demi perempuan. Jika ada yang berpikir sebaliknya, betapa lebih bodohnya mereka!

Pekerjaan yang dilakukan pada masa sekarang telah mendorong maju pekerjaan Zaman Kasih Karunia. Artinya, pekerjaan di bawah rencana pengelolaan enam ribu tahun telah bergerak maju. Meskipun Zaman Kasih Karunia telah berakhir, pekerjaan Tuhan telah mengalami kemajuan. Mengapa Aku mengatakan berulang kali bahwa tahap pekerjaan ini dibangun di atas Zaman Kasih Karunia dan Zaman Hukum Taurat? Ini berarti bahwa pekerjaan di masa sekarang merupakan kelanjutan dari pekerjaan yang dilakukan di Zaman Kasih Karunia dan merupakan kemajuan atas apa yang telah dilakukan di Zaman Hukum Taurat. Ketiga tahap saling terkait erat dan setiap kaitan di rantai terpaut erat dengan yang berikutnya. Mengapa Aku juga mengatakan bahwa tahap pekerjaan ini dibangun di atas apa yang telah Yesus lakukan? Seandainya tahap ini tidak dibangun di atas pekerjaan yang Yesus lakukan, Ia harus disalibkan lagi di tahap ini, dan pekerjaan penebusan dari tahap sebelumnya harus dilakukan kembali. Semua ini akan menjadi tidak berarti. Jadi, bukan berarti bahwa pekerjaan itu sudah sepenuhnya selesai, tetapi bahwa zaman telah bergerak maju dan tingkat pekerjaan telah ditingkatkan bahkan lebih tinggi dari sebelumnya. Dapat dikatakan bahwa tahap pekerjaan ini dibangun di atas landasan Zaman Hukum Taurat dan di atas batu karang pekerjaan Yesus. Pekerjaan dibangun tahap demi tahap dan tahap ini bukan sebuah awal yang baru. Hanya gabungan ketiga tahaplah yang dapat dianggap sebagai rencana pengelolaan enam ribu tahun. Pekerjaan pada tahap ini dilakukan di atas landasan pekerjaan Zaman Kasih Karunia. Jika kedua tahap pekerjaan ini tidak terkait, lalu mengapa penyaliban tidak diulangi pada tahap ini? Mengapa Aku tidak menanggung dosa manusia? Aku tidak datang dengan dikandung dari Roh Kudus, Aku juga tidak menanggung dosa manusia melalui penyaliban; sebaliknya, Aku di sini untuk menghajar manusia secara langsung. Jika hajaran-Ku atas manusia dan kedatangan-Ku sekarang bukan dikandung dari Roh Kudus tidak mengikuti penyaliban, maka Aku tidak memenuhi syarat untuk menghajar manusia. Justru karena Aku dan Yesus adalah satu, maka Aku datang untuk secara langsung menghajar dan menghakimi manusia. Pekerjaan pada tahap ini dibangun sepenuhnya di atas pekerjaan tahap sebelumnya. Itulah sebabnya hanya pekerjaan semacam ini yang dapat membawa manusia, selangkah demi selangkah, ke dalam keselamatan. Yesus dan Aku datang dari satu Roh. Walaupun Kami tidak terkait di dalam daging Kami, Roh Kami adalah satu. Meskipun isi dari apa yang Kami lakukan dan pekerjaan yang Kami lakukan tidak sama, Kami sama dalam hakikat. Daging Kami mengambil bentuk yang berbeda, tetapi ini karena perubahan zaman dan persyaratan yang berbeda dari pekerjaan Kami. Pelayanan Kami tidak sama, jadi pekerjaan yang Kami hasilkan dan watak yang Kami ungkapkan kepada manusia pun berbeda. Itulah sebabnya apa yang manusia lihat dan pahami pada hari ini tidak sama dengan apa yang mereka lihat dan pahami di masa lalu. Ini karena perubahan zaman. Bahwa Mereka berbeda dalam gender dan bentuk daging Mereka, dan bahwa Mereka tidak lahir di keluarga yang sama, apalagi di periode waktu yang sama, Roh Mereka bagaimana pun adalah satu. Bahwa daging Mereka tidak sedarah and tidak ada kaitan kekerabatan sama sekali, tidak dapat disangkal bahwa Mereka adalah inkarnasi Tuhan di dua periode waktu yang berbeda. Bahwa Mereka adalah daging inkarnasi Tuhan merupakan kebenaran yang tidak terbantahkan, walaupun Mereka tidak memiliki keturunan darah yang sama, dan tidak berbicara bahasa manusia yang sama (yang satu adalah seorang laki-laki yang berbicara bahasa orang Yahudi dan yang lain adalah seorang perempuan yang secara eksklusif berbicara bahasa Mandarin). Karena alasan-alasan inilah Mereka hidup di negara yang berbeda untuk melakukan pekerjaan yang harus dilakukan oleh masing-masing dari Mereka, dan di periode waktu yang berbeda pula. Terlepas dari fakta bahwa Mereka adalah Roh yang sama, memiliki hakikat yang sama, tidak ada kesamaan yang mutlak sama sekali di antara kulit luar daging Mereka. Yang sama-sama mereka miliki adalah kemanusiaan yang sama, tetapi sejauh penampilan luar daging Mereka dan keadaan ketika Mereka dilahirkan, Mereka tidak sama. Hal-hal ini tidak berdampak pada pekerjaan Mereka masing-masing atau pada pengetahuan yang manusia miliki tentang Mereka, karena di analisis terakhir, Mereka adalah Roh yang sama dan tidak seorang pun dapat memisahkan Mereka. Meskipun mereka tidak ada hubungan darah, seluruh keberadaan Mereka bertanggung jawab atas Roh Mereka, yang mengalokasikan kepada Mereka pekerjaan yang berbeda di periode waktu yang berbeda, dan kepada daging Mereka garis darah yang berbeda. Demikian juga, Roh Yahweh bukanlah ayah dari Roh Yesus, dan Roh Yesus bukanlah anak dari Roh Yahweh: Mereka adalah satu dan Roh yang sama. Sama halnya dengan Tuhan yang berinkarnasi di zaman sekarang dan Yesus. Walaupun Mereka tidak berhubungan darah, Mereka adalah satu. Ini karena Roh Mereka adalah satu. Tuhan dapat melakukan pekerjaan belas kasih dan kasih setia, juga pekerjaan penghakiman yang adil dan hajaran terhadap manusia, serta pekerjaan mendatangkan kutuk atas manusia. Dan pada akhirnya, Ia dapat melakukan pekerjaan menghancurkan dunia dan menghukum orang yang jahat. Bukankah Ia sendiri melakukan semuanya ini? Bukankah ini adalah kemahakuasaan Tuhan? Ia mampu menyebarluaskan hukum bagi manusia dan mengeluarkan perintah baginya, dan Ia juga mampu memimpin orang Israel mula-mula untuk menjalani kehidupan mereka di bumi dan membimbing mereka untuk membangun bait suci dan mezbah, memegang semua orang Isarel di bawah kekuasaan-Nya. Mengandalkan otoritas-Nya, Ia hidup di bumi bersama dengan orang Israel selama dua ribu tahun. Orang Israel tidak berani memberontak terhadap-Nya. Semua orang menghormati Yahweh dan mematuhi perintah-Nya. Ini adalah pekerjaan yang dilakukan dengan mengandalkan otoritas-Nya dan kemahakuasaan-Nya. Kemudian, selama Zaman Kasih Karunia, Yesus datang untuk menebus seluruh umat manusia yang telah jatuh (dan bukan hanya orang Israel). Ia memperlihatkan belas kasih dan kasih setia kepada manusia. Yesus yang manusia lihat di Zaman Kasih Karunia dipenuhi dengan kasih setia dan selalu penuh kasih terhadap manusia, karena Ia telah datang untuk menyelamatkan manusia dari dosa. Ia mampu mengampuni dosa-dosa manusia hingga penyaliban-Nya sepenuhnya menebus umat manusia dari dosa. Selama periode ini, Tuhan muncul di hadapan manusia dengan belas kasih dan kasih setia. Artinya, Ia menjadi korban penghapus dosa bagi manusia dan disalibkan karena dosa-dosa manusia agar mereka selamanya diampuni. Ia pengampun, berbelas kasihan, sabar, dan penuh kasih. Mereka semua yang mengikuti Yesus di Zaman Kasih Karunia juga berusaha untuk sabar dan mengasihi dalam segala hal. Mereka tahan menderita dan tidak pernah melawan bahkan ketika dipukul, dikutuk atau dirajam. Namun selama tahap terakhir, tidak bisa lagi seperti itu. Demikian juga, meskipun Roh Mereka adalah satu, pekerjaan Yesus dan Yahweh tidak sepenuhnya sama. Pekerjaan Yahweh bukan untuk mengakhiri sebuah zaman, melainkan untuk membimbing zaman, mengantar dalam kehidupan manusia di bumi. Namun, pekerjaan yang sekarang sedang dilakukan adalah menaklukkan mereka yang berada di negara-negara non Yahudi yang telah dirusak sedemikian dalamnya, dan memimpin tidak hanya keluarga Tiongkok, tetapi juga seluruh alam semesta. Mungkin tampak bagimu bahwa pekerjaan ini hanya dilakukan di Tiongkok, tetapi sebenarnya pekerjaan ini sudah mulai meluas ke luar negeri. Mengapa orang asing dari waktu ke waktu, mencari jalan yang benar? Itu karena Roh sudah mulai bekerja, dan firman yang sedang disampaikan sekarang ini ditujukan kepada orang-orang di seluruh alam semesta. Dengan ini, separuh pekerjaan sudah berjalan. Dari penciptaan dunia hingga saat ini, Roh Tuhan telah mengatur bergeraknya pekerjaan yang besar ini, dan terlebih lagi, telah melakukan pekerjaan berbeda di zaman yang berbeda dan di negara yang berbeda. Orang-orang di setiap zaman melihat watak-Nya yang berbeda, yang secara alami diungkapkan melalui pekerjaan berbeda yang Ia lakukan. Ia adalah Tuhan, penuh dengan belas kasih dan kasih setia. Ia adalah korban penghapus dosa bagi manusia dan gembala manusia; tetapi Ia juga penghakiman, hajaran, dan kutuk bagi manusia. Ia dapat memimpin manusia untuk hidup di bumi selama dua ribu tahun, dan Ia juga dapat menebus umat manusia yang rusak dari dosa. Pada zaman sekarang, Ia juga dapat menaklukkan umat manusia, yang tidak mengenal-Nya, dan membuat mereka sujud di bawah kekuasaan-Nya, sehingga semua orang akan tunduk kepada-Nya sepenuhnya. Pada akhirnya, Ia akan membakar semua yang najis dan tidak benar dalam diri manusia di seluruh alam semesta, untuk memperlihatkan kepada mereka bahwa Ia bukan hanya Tuhan yang pengampun dan penuh kasih, bukan hanya Tuhan yang penuh hikmat dan keajaiban, bukan hanya Tuhan yang kudus, tetapi terlebih lagi, Ia adalah Tuhan yang menghakimi manusia. Bagi orang-orang jahat di antara umat manusia, Ia adalah api yang membakar, penghakiman dan hukuman. Bagi mereka yang akan disempurnakan, Ia adalah kesukaran, pemurnian dan ujian, juga penghiburan, penghidupan, penyediaan firman, penanganan, dan pemangkasan. Bagi mereka yang akan dilenyapkan, Ia adalah hukuman dan juga siksaan. Katakan kepada-Ku, bukankah Tuhan itu mahakuasa? Ia mampu melakukan apa pun dan melakukan semua pekerjaan, bukan hanya penyaliban seperti yang engkau bayangkan. Engkau terlalu menganggap rendah Tuhan! Apakah engkau percaya bahwa semua yang dapat Ia lakukan hanyalah menebus seluruh umat manusia melalui penyaliban-Nya, dan hanya itu saja? Dan setelah itu, engkau akan mengikuti-Nya ke surga untuk makan buah dari pohon kehidupan dan minum dari sungai kehidupan? … Mungkinkah sesederhana itu? Katakan kepada-Ku, Apa yang telah engkau capai? Apakah engkau memiliki kehidupan Yesus? Engkau memang telah ditebus, tetapi penyaliban adalah pekerjaan Yesus itu sendiri. Tugas apakah yang telah engkau penuhi sebagai manusia? Engkau hanya memiliki kesalehan lahiriah, tetapi engkau tidak memahami jalan-Nya. Apakah seperti itu caramu memanifestasikan diri-Nya? Jika engkau belum mencapai kehidupan Tuhan atau melihat keseluruhan watak-Nya yang benar, maka engkau tidak dapat mengklaim sebagai orang yang telah memiliki kehidupan dan engkau tidak layak untuk melewati gerbang kerajaan surga.

Bukan hanya Tuhan adalah Roh, Ia juga bisa menjadi daging; Ia, terlebih dari itu, adalah tubuh kemuliaan. Yesus, meskipun engkau semua belum pernah melihat-Nya, telah disaksikan oleh orang-orang Israel, yaitu orang-orang Yahudi pada waktu itu. Ia pada mulanya adalah tubuh daging, tetapi setelah disalibkan,a menjadi tubuh kemuliaan. Ia adalah Roh yang mencakup segalanya dan dapat melakukan pekerjaan di segala tempat. Ia dapat menjadi Yahweh, atau Yesus, atau Mesias. Pada akhirnya, Ia juga dapat menjadi Tuhan Yang Mahakuasa. Ia adalah kebenaran, penghakiman, dan hajaran. Ia adalah kutukan dan murka; tetapi Ia juga belas kasih dan kasih setia. Semua pekerjaan yang telah Ia lakukan mampu merepresentasikan diri-Nya. Seperti apakah Tuhan itu menurutmu? Engkau tidak akan mampu menjelaskannya. Yang dapat engkau katakan hanyalah: “Mengenai seperti apakah Tuhan itu, aku tidak mampu menjelaskannya.” Jangan menarik kesimpulan bahwa Tuhan adalah Tuhan yang selamanya penuh belas kasih dan kasih setia, hanya karena Ia telah melakukan pekerjaan penebusan di satu tahap. Dapatkah engkau merasa yakin bahwa Ia adalah Tuhan yang hanya pengampun dan penuh kasih? Jika Ia Tuhan yang pengampun dan penuh kasih, mengapa Ia akan mengakhiri sebuah zaman di akhir zaman ini? Mengapa Ia mengirimkan begitu banyak bencana? Jika seperti yang engkau pikirkan, bahwa Ia pengampun dan penuh kasih terhadap manusia sampai pada akhirnya, bahkan sampai zaman yang terakhir, lalu mengapa Ia akan mengirimkan bencana dari surga? Jika Ia mengasihi manusia seperti diri-Nya sendiri dan Anak tunggal-Nya, lalu mengapa Ia akan mengirimkan malapetaka dan hujan es besar dari surga? Mengapa Ia membiarkan manusia menderita kelaparan dan penyakit sampar? Mengapa Ia mengizinkan manusia mengalami bencana-bencana ini? Mengenai seperti apakah Tuhan, tidak seorang pun di antaramu berani mengatakannya, dan tidak seorang pun mampu menjelaskannya. Dapatkah engkau merasa yakin bahwa Ia adalah Roh? Beranikah engkau mengatakan bahwa Ia tidak lain tidak bukan adalah daging Yesus? Beranikah engkau mengatakan bahwa Ia adalah Tuhan yang akan selamanya disalibkan demi manusia?

27 September, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 | "Kerajaan Telah Turun Ke Dunia" | Nyanyian Kerajaan( 1 2 3 )

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 | "Kerajaan Telah Turun Ke Dunia" | Nyanyian Kerajaan( 1 2 3 )
Umat memuji Tuhan, umat memuji Tuhan; 
semua mulut memuji Tuhan yang benar,
kerajaan turun ke dunia.

Umat memuji Tuhan, umat memuji Tuhan;
semua mulut memuji Tuhan yang benar, 
semua orang memandang perbuatan Tuhan.
Kerajaan turun ke dunia.
Pribadi Tuhan kaya dan berkelimpahan (kaya dan berkelimpahan).
Siapa yang tidak akan bersorak? 
(Siapa yang tidak akan bersorak?)
Siapa yang tidak akan bersukacita dan menari? 
(Siapa yang tidak akan bersukacita dan menari?)
Oh, Sion! (Oh, Sion!) Oh, Sion! (Oh, Sion!)
Angkatlah panji kemenanganmu untuk merayakan Tuhan!
Nyanyikan lagu kemenangan 
dan sebarkan nama Tuhan yang kudus!
Semua yang di bumi! 
Sucikan dirimu dalam persembahan kepada Tuhan!
Bintang di langit! Kembalilah ke tempatmu
dan tunjukkan kebesaran Tuhan pada cakrawala!
Tuhan datang kepada suara orang di bumi,
yang menunjukkan kasih dan penghormatan kepada-Nya dalam lagu!
Hari ini, saat s’mua dihidupkan lagi, Tuhan datang ke bumi.
Saat ini, bunga bermekaran, 
burung-burung bernyanyi, semua bergembira!
Burung-burung bernyanyi, semua bergembira! 
Di dalam suara sorak kerajaan, kerajaan Iblis goyah,
hancur karena goncangan nyanyian kerajaan. 
Dan ia tidak akan bangkit lagi!

Siapa di bumi yang berani bangkit dan melawan?
Saat Tuhan turun ke bumi, Dia membawa api, membawa murka,
membawa semua bencana, membawa semua bencana.
Kerajaan di bumi sekarang adalah kerajaan Tuhan!
Di langit, awan gemetar dan bergelung;
di bawah langit, (di bawah langit,) 
di bawah langit, (di bawah langit,)
sungai dan danau bergelora dan memainkan melodi indah.
Binatang yang tidur keluar dari sarangnya, 
dan semua orang yang tidur dibangunkan oleh Tuhan.
Hari yang dinanti semua orang telah tiba!
Mereka mempersembahkan lagu paling indah kepada Tuhan! 
Kepada Tuhan!
Kepada Tuhan!

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

26 September, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 "Arti Penampakan Tuhan" Terpuji Kembalinya Tuhan Yesus

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 "Arti Penampakan Tuhan" Terpuji Kembalinya Tuhan Yesus
Penampakan Tuhan menandakan
Dia datang di bumi buat karya-Nya.
Dengan identitas-Nya, watak, metode-Nya,
Dia datang memulai dan akhiri zaman.
Penampakan-Nya bukanlah upacara, atau tanda,
gambar, mukjizat atau visi besar,
apalagi proses agamawi,
tapi fakta yang terlihat, bisa disentuh.
Tak hanya mengikuti s'buah proses
atau usaha jangka pendek,
m'lainkan 'tuk tahapan kerja
dalam rencana pengelolaan-Nya.
Karya ini memulai zaman baru dan mengakhiri yang lama.
Karya keselamatan yang lebih baik,
yang bawa manusia masuk zaman baru.
Inilah arti dari penampakan Tuhan.

Penampakan Tuhan selalu penuh arti
terkait pada rencana peng'lolaan-Nya.
Beda dengan p'nampakan-Nya saat Dia memimpin 
dan terangi manusia.
Karya ini memulai zaman baru dan mengakhiri yang lama.
Karya keselamatan yang lebih baik,
yang bawa manusia masuk zaman baru.
Inilah arti dari penampakan Tuhan.

Tuhan melakukan suatu tahap dari karya besar-Nya
S'tiap kali Dia mengungkapkan diri-Nya.
Ini berbeda dari karya-Nya di zaman lain.
Tak terimpikan, pengalaman baru 'tuk manusia.
Karya ini memulai zaman baru dan mengakhiri yang lama.
Karya keselamatan yang lebih baik.
yang bawa manusia masuk zaman baru.
Inilah arti dari penampakan Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

25 September, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 "Penderitaan Manusia Yang Telah Rusak"

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 "Penderitaan Manusia Yang Telah Rusak" Pengungkapkan Tuhan Kepada Umat Manusia Di Akhir Zaman
Lalui zaman dengan Tuhan,
tahukah Tuhan atur semua,
takdir semua makhluk,
Dia mengatur, pimpin semua?
Manusia tak sadar hal ini
bukan kar'na jalan-Nya samar
atau rencana-Nya belum tergenapi.
Kar'na hati dan roh manusia jauh dari-Nya.
Meski m'reka ikut Tuhan, m'reka mungkin tak lihat,
masih tetap layani Iblis.
Tiada yang cari jejak atau penampakan-Nya.
Tak mau perhatian dan pengawasan-Nya.
Tapi mereka mau bergantung pada si jahat
berkompromi dengan dunia.
Hati dan rohnya jatuh ke tangan Setan,
dan menjadi santapan Iblis.
M'reka jadi santapan Iblis.

Hati dan roh manusia
jadi kediaman Iblis,
tempatnya bermain.
Pengertian manusia pun hilang,
tak lagi lihat tujuan mereka,
apa arti jadi manusia,
tak lagi cari Tuhan,
abaikan perjanjian dan hukum Tuhan.
Adakah yang mengerti dan menceritakan
mengapa Tuhan cipta manusia?
Tak ada yang memahami Firman Tuhan,
atau pahami s'mua yang dari-Nya.
M'reka tolak semua hukum dan aturan-Nya;
lalu hati dan roh pun kebas.
Tuhan t'lah kehilangan umat manusia,
dan akar manusia pun lenyap.
Tragisnya duka manusia.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

24 September, 2018

Kenali Pekerjaan Tuhan yang Terbaru dan Ikuti Jejak-Nya

Sekarang, engkau harus berusaha keras untuk menjadi umat Tuhan, dan akan mulai sepenuhnya masuk ke jalur yang benar. Menjadi umat Tuhan berarti masuk ke dalam Zaman Kerajaan. Sekarang ini, engkau secara resmi mulai masuk ke dalam pelatihan dari kerajaan, dan kehidupan masa depanmu tidak akan lagi kendur dan ceroboh seperti sebelumnya; kehidupan seperti itu tidak dapat memenuhi standar yang dituntut oleh Tuhan. Jika engkau tidak merasakan sedikit pun perasaan terdesak, ini menunjukkan bahwa tidak ada keinginan dalam dirimu untuk membenahi diri, bahwa pengejaranmu menjadi tidak keruan, bingung, dan engkau tidak dapat memenuhi kehendak Tuhan. Masuk ke dalam pelatihan kerajaan berarti mengawali kehidupan sebagai umat Tuhan—maukah engkau menerima pelatihan seperti itu? Maukah engkau merasakan suatu perasaan terdesak? Maukah engkau hidup sesuai dengan disiplin Tuhan? Maukah engkau hidup sesuai dengan hajaran Tuhan? Ketika firman Tuhan datang kepadamu dan mengujimu, bagaimana engkau akan bertindak? Lantas, apa yang akan engkau lakukan ketika segala macam fakta disodorkan ke depanmu? Pada masa lalu, pusat perhatianmu bukan pada kehidupan. Sekarang, engkau harus masuk ke dalam kenyataan hidup dan mengejar perubahan dalam watak hidupmu. Inilah yang harus dicapai oleh umat kerajaan. Semua yang merupakan umat Tuhan harus memiliki hidup, mereka harus menerima pelatihan dari kerajaan, dan mengejar perubahan dalam watak hidupnya. Inilah yang dituntut Tuhan dari umat kerajaan.

23 September, 2018

Bacaan Firman Tuhan "Manusia yang Rusak Tak Dapat Merepresentasikan Tuhan"

Bacaan Firman Tuhan "Manusia yang Rusak Tak Dapat Merepresentasikan Tuhan"

Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Selama ini manusia hidup dengan diselubungi pengaruh kegelapan, tertawan dalam perbudakan pengaruh Iblis tanpa dapat meloloskan diri.

21 September, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 "Nyanyian Para Pemenang" Janji Tuhan Kepada Orang

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 "Nyanyian Para Pemenang" Janji Tuhan Kepada Orang
K'rajaan sedang tumbuh di dunia.
Sedang membentuk, bangkit di antara manusia.
Tiada kekuatan dapat hancurkan k'rajaan Tuhan.
Tuhan berjalan di antara umat-Nya dan hidup bersama m'reka.
Untuk m'reka yang sungguh mengasihi Tuhan,
Betapa diberkatinya m'reka!
Berbahagialah yang tunduk pada Tuhan.
M'reka akan hidup dalam k'rajaan-Nya.
Berbahagialah yang kenal Tuhan.
M'rekalah yang terima kuasa k'rajaan dari-Nya.
Bahagia yang cari Dia. Mereka lepas dari Setan.
Bagi m'reka yang tanggalkan dirinya sendiri,
pasti 'kan warisi harta k'rajaan Tuhan.
Sudahkah kalian t'rima berkat Tuhan,
Sudahkah kalian cari janji Tuhan?
T'rang-Nya pimpin langkah kalian, kalian akan lepas
dari kekuatan kegelapan, diselamatkan.
Di dunia diselimuti kegelapan,
kalian tak akan kehilangan t'rang yang menuntunmu.
Kalian 'kan jadi tuan atas s'mua ciptaan,
pemenang di hadapan Iblis!

Sudahkah kalian t'rima berkat Tuhan,
Sudahkah kalian cari janji Tuhan?
T'rang-Nya pimpin langkah kalian, kalian akan lepas
dari kekuatan kegelapan, diselamatkan.
Di dunia diselimuti kegelapan,
kalian tak akan kehilangan t'rang yang menuntunmu.
Kalian 'kan jadi tuan atas s'mua ciptaan,
pemenang di hadapan Iblis!

Ketika naga besar jatuh, kalian akan berdiri tegak,
bersaksi bagi kemenangan Tuhan.
Di tanah Sinim, kalian akan berdiri kuat dan teguh,
warisi berkat Tuhan karena deritamu.
Semesta 'kan lihat kemuliaan Tuhan dalammu!
Sudahkah kalian t'rima berkat Tuhan,
Sudahkah kalian cari janji Tuhan?
T'rang-Nya pimpin langkahmu, kau akan lepas
dari kekuatan kegelapan, diselamatkan.
Di dunia diselimuti kegelapan,
Terang yang tuntunmu takkan hilang.
Kau akan jadi tuan atas semua ciptaan,
pemenang di hadapan Iblis!

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

19 September, 2018

Lagu Rohani"Tuhan Menaruh Harapan Sepenuhnya Atas Manusia"Kasih Tuhan Tidak Pernah Meninggalkan Kita

Lagu Rohani "Tuhan Menaruh Harapan Sepenuhnya Atas Manusia" Kasih Tuhan Tidak Pernah Meninggalkan Kita
Dari awal hingga sekarang,
hanya manusia yang punya cara
untuk berbicara dengan Tuhan.
Di antara semua ciptaan,
hanya manusia yang bisa
untuk berbicara dengan Tuhan.
Sejak pengelolaan-Nya, Dia masih menunggu
satu persembahan – hati manusia,
Dia menyucikan, lengkapi,
buat manusia senangkan, dikasihi Dia,
buat manusia senangkan, dikasihi Dia.

Dengan telinga dan matanya,
ide, bahasa, kehendak bebas,
manusia dengar Tuhan,
tahu kehendak-Nya,  t'rima amanat-Nya.
Tuhan ingin manusia
jadi teman yang berjalan bersama-Nya.
Sejak pengelolaan-Nya, Dia masih menunggu
satu persembahan – hati manusia,
Dia menyucikan, lengkapi,
buat manusia senangkan, dikasihi Dia,
buat manusia senangkan, dikasihi Dia

Tuhan mau manusia sayang Dia, takut akan Dia, jauhi kejahatan.
Inilah yang Dia nantikan sejak kekekalan.
Sejak pengelolaan-Nya, Dia masih menunggu
satu persembahan – hati manusia,
Dia menyucikan, lengkapi,
buat manusia senangkan, dikasihi Dia,
buat manusia senangkan, dikasihi Dia

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

18 September, 2018

Bagaimana Mungkin Manusia yang Telah Mendefinisikan Tuhan dalam konsepsi-konsepsinya Dapat Menerima Penyingkapan Tuhan?

Pekerjaan Tuhan terus maju, dan meskipun tujuan pekerjaan-Nya tetap tak berubah, Caranya Dia bekerja selalu berubah-ubah, maka demikian juga halnya dengan orang-orang yang mengikuti Tuhan. Semakin banyak pekerjaan Tuhan, semakin sempurna manusia mengenal Tuhan, dan watak manusia ikut berubah seiring dengan pekerjaan-Nya. Kendati demikian, karena pekerjaan Tuhan selalu berubah, mereka yang tidak mengetahui pekerjaan Roh Kudus dan orang-orang absurd yang tidak mengetahui kebenaran menjadi lawan-lawan Tuhan. Tidak pernah pekerjaan Tuhan selaras dengan konsepsi-konsepsi manusia, sebab pekerjaan-Nya selalu baru dan tak pernah usang. Tidak pernah Tuhan mengulangi pekerjaan yang dahulu, tetapi terus maju untuk melakukan pekerjaan yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Karena Tuhan tidak mengulangi pekerjaan-Nya dan karena manusia senantiasa menghakimi pekerjaan Tuhan saat ini berdasarkan pekerjaan-Nya di masa lalu, sangatlah sulit bagi Tuhan untuk melakukan setiap tahap pekerjaan zaman yang baru. Manusia menyebabkan terlalu banyak hambatan! Pemikiran manusia terlalu picik! Tidak seorang pun mengerti pekerjaan Tuhan, tetapi mereka semua mendefinisikan pekerjaan tersebut. Di luar Tuhan, manusia kehilangan kehidupan, kebenaran, dan berkat-berkat Tuhan, tetapi manusia tidak mau menerima kebenaran maupun kehidupan, apalagi berkat-berkat yang lebih besar yang Tuhan karuniakan atas umat manusia. Semua manusia berharap untuk dapat meraih Tuhan, tetapi tidak mampu mentoleransi perubahan apa pun dalam pekerjaan Tuhan. Mereka yang tidak menerima pekerjaan Tuhan yang baru meyakini bahwa pekerjaan Tuhan tidak berubah, dan bahwa pekerjaan Tuhan selamanya tetap begitu-begitu saja. Dalam keyakinan mereka, satu-satunya yang diperlukan untuk mendapat keselamatan kekal dari Tuhan adalah menaati hukum Taurat, dan selama mereka bertobat dan mengakui dosa-dosa mereka, hati Tuhan akan dpuaskan selamanya. Mereka berpendapat bahwa Tuhan hanya bisa menjadi Tuhan di bawah hukum Taurat dan Tuhan yang terpaku di kayu salib bagi manusia. Pendapat mereka jugalah bahwa Tuhan tidak boleh dan tidak bisa melampaui Alkitab. Justru pendapat-pendapat inilah yang telah membelenggu mereka erat-erat pada hukum Taurat masa lalu dan membuat mereka tetap terkekang oleh peraturan-peraturan yang kaku. Bahkan lebih banyak orang percaya bahwa apa pun pekerjaan Tuhan yang baru, pekerjaan itu harus didukung oleh nubuat-nubuat, dan bahwa dalam setiap tahap pekerjaan seperti itu, mereka semua yang mengikuti-Nya dengan hati yang benar pasti mendapat pewahyuan juga, jika tidak, pekerjaan itu tak mungkin berasal dari Tuhan. Untuk dapat mengenal Tuhan bukan tugas yang mudah bagi manusia. Ditambah dengan hati manusia yang absurd dan sifat pemberontaknya yang mementingkan diri sendiri dan pongah, maka semakin sulitlah bagi manusia untuk menerima pekerjaan Tuhan yang baru. Manusia tidak menyelidiki pekerjaan Tuhan yang baru secara saksama maupun menerimanya dengan kerendahan hati. Sebaliknya, manusia malah menunjukkan sikap menghina, menantikan pewahyuan dan bimbingan Tuhan. Bukankah ini perilaku manusia yang memberontak dan melawan Tuhan? Bagaimana manusia seperti ini bisa mendapat perkenan Tuhan?

Pada waktu itu, Yesus menyatakan bahwa pekerjaan Yahweh sudah ketinggalan di Zaman Kasih Karunia. Begitu pula, saat ini Aku katakan pekerjaan Yesus sudah ketinggalan. Seandainya hanya ada Zaman Hukum Taurat, dan tidak ada Zaman Kasih Karunia, Yesus tidak mungkin disalibkan dan tidak mungkin menebus seluruh umat manusia; Seandainya hanya ada Zaman Hukum Taurat, mungkinkan umat manusia bisa berkembang sampai hari ini? Sejarah terus bergulir maju; bukankah sejarah adalah hukum alami pekerjaan Tuhan? Bukankah ini penggambaran pengelolaan-Nya atas manusia dalam seluruh alam semesta? Sejarah terus bergulir maju, begitu pula pekerjaan Tuhan, kehendak Tuhan terus berubah. Mempertahankan satu tahap pekerjaan selama enam ribu tahun tidaklah praktis bagi Tuhan, sebab semua manusia tahu bahwa Ia selalu baru dan tak pernah usang. Tidaklah mungkin bagi-Nya terus memperpanjang pekerjaan yang serupa dengan penyaliban, dan satu, dua, tiga kali...dipaku ke kayu salib. Ini adalah persepsi manusia yang absurd. Tuhan tidak memperpanjang pekerjaan yang serupa, dan pekerjaan-Nya selalu berubah dan selalu baru, sama seperti bagaimana Aku setiap hari menyampaikan firman yang baru kepada engkau dan melakukan pekerjaan baru Inilah pekerjaan yang Aku lakukan, kuncinya terletak pada kata "baru" dan "ajaib". "Tuhan tidak berubah, dan Tuhan akan tetap menjadi Tuhan", perkataan ini memang benar. Substansi Tuhan tidak berubah, Tuhan tetaplah Tuhan, dan Ia tidak akan pernah berubah menjadi Iblis, tetapi ini tidak membuktikan bahwa pekerjaan-Nya juga selalu sama dan tak pernah berubah seperti substansi-Nya. Engkau menyatakan bahwa Tuhan seperti itu, tetapi bagaimana engkau menjelaskan bahwa Tuhan itu selalu baru dan tak pernah usang? Pekerjaan Tuhan terus menyebar dan selalu berubah, dan kehendak Tuhan terus diwujudkan dan diperlihatkan kepada manusia. Saat manusia mengalami pekerjaan Tuhan, wataknya terus berubah, dan pengetahuannya terus berubah. Lalu, dari manakah asal perubahan ini? Bukankah dari Tuhan yang selalu berubah? Jika watak manusia bisa berubah, mengapa manusia tidak mengizinkan pekerjaan-Ku dan firman-Ku juga terus berubah? Haruskah Aku tunduk pada pembatasan yang dibuat oleh manusia? Bukankah sekarang engkau sedang membela diri dengan argumen yang salah?

Setelah kebangkitan-Nya, Yesus menampakkan diri kepada murid-murid-Nya dan berkata, “Dan lihatlah, Aku mengutus janji Bapa-Ku kepada kalian: tetapi tunggulah di kota Yerusalem, sampai kalian menerima kuasa dari atas.” Apakah engkau tahu bagaimana penjelasan tentang kata-kata ini? Apakah engkau sekarang diperlengkapi dengan kuasa-Nya? Sudahkah kini engkau mengerti apa yang dimaksud dengan kuasa? Yesus menyatakan bahwa Roh kebenaran akan dicurahkan atas manusia pada akhir zaman. Sekaranglah akhir zaman itu, apakah engkau memiliki Roh kebenaran? Dimanakah Roh kebenaran itu? Apakah roh-roh najis dan roh-roh jahat itu Roh kebenaran? Roh-roh itu tidak memiliki keadilan, apalagi perbekalan hidup, dan terus memelihara hukum Taurat dari masa lampau tanpa sedikit pun melakukan pekerjaan baru. Roh-roh itukah Roh kebenaran? Apakah roh-roh itu memiliki hidup, kebenaran, dan jalan? Apakah roh-roh itu muncul secara terpisah dari dunia ini? Mereka yang keras kepala berpegang pada Alkitab dan berpegang teguh kepada Yesus—sudahkah engkau semua mengikuti pekerjaan Yesus dan perkataan-Nya? Seberapa setiakah engkau semua kepada Yesus? Kitab terbesar nubuat Yesaya di Perjanjian Lama tidak pernah menyebutkan bahwa seorang anak bernama Yesus akan dilahirkan di zaman Perjanjian Baru, hanya menyebutkan bahwa seorang bayi laki-laki akan dilahirkan dengan nama Imanuel. Mengapa Yesaya tidak menyebut nama Yesus dengan spesifik? Tidak pernah di Perjanjian Lama nama ini muncul, jadi mengapa engkau masih percaya kepada Yesus? Tentunya, engkau tidak melihat Yesus dengan mata kepalamu sendiri sebelum percaya kepada-Nya bukan? Atau mungkin engkau mulai percaya setelah menerima pewahyuan? Akankah Tuhan benar-benar menunjukkan kasih karunia yang sedemikian kepada engkau? Dan mengaruniakan kepada engkau berkat yang sedemikian besar? Atas dasar apakah engkau percaya kepada Yesus? Lalu, mengapa engkau tidak percaya bahwa Tuhan telah menjadi daging saat ini? Mengapa engkau berkata bahwa tak adanya pewahyuan dari Tuhan kepada engkau membuktikan bahwa Ia belum menjadi daging? Haruskah Tuhan memberi tahu manusia sebelum Ia memulai pekerjaan-Nya? Haruskah Ia menerima persetujuan manusia dahulu? Yesaya hanya menyatakan bahwa seorang bayi laki-laki akan lahir di dalam palungan, tetapi tidak pernah menubuatkan bahwa Maria akan melahirkan Yesus. Lalu, mengapa engkau percaya kepada Yesus yang dilahirkan Maria? Pastinya kepercayaanmu bukan salah satu ketidakpastian dan kebingungan! Beberapa orang mengatakan bahwa nama Tuhan tidak berubah. Lalu, mengapa nama Yahweh berubah menjadi Yesus? Dinubuatkan bahwa Mesias akan datang, lalu mengapa manusia bernama Yesus yang datang? Mengapa nama Tuhan berubah? Bukankah pekerjaan seperti itu sudah lama terjadi? Tidak bisakah Tuhan saat ini melakukan pekerjaan baru? Pekerjaan kemarin dapat berubah, dan pekerjaan Yesus dapat berlangsung sebagai kelanjutan pekerjaan Yahweh. Tidak bisakah pekerjaan Yesus diikuti dengan pekerjaan lain? Jika nama Yahweh dapat diubah menjadi Yesus, maka tidak bisakah nama Yesus diubah? Hal ini bukannya tidak lazim, dan orang berpikir begitu[a] hanya karena dangkalnya pemikiran mereka. Tuhan akan tetap Tuhan. Terlepas dari perubahan pada pekerjaan-Nya dan nama-Nya, watak dan hikmat-Nya tetap tidak berubah selamanya. Jika engkau percaya bahwa Tuhan hanya dapat dipanggil dengan nama Yesus, maka sedikit sekali pengetahuanmu. Beranikah engkau menyatakan bahwa Yesus adalah nama Tuhan selamanya, bahwa Tuhan akan selamanya dan selalu bernama Yesus, dan bahwa hal ini tak akan pernah berubah? Beranikah engkau menyatakan dengan pasti bahwa nama Yesuslah yang mengakhiri Zaman Hukum Taurat dan juga mengakhiri akhir zaman? Siapa yang dapat mengatakan bahwa kasih karunia Yesus dapat mengakhiri zaman. Jika sekarang engkau tidak bisa mengerti kebenaran ini, bukan hanya engkau tidak akan mampu memberitakan Injil, tetapi engkau sendiri bahkan tidak akan bisa tetap berdiri teguh. Ketika tiba harinya engkau berhasil menguraikan segala kerumitan orang-orang agamawi itu dan menyanggah segala kesesatan mereka, itulah bukti engkau sudah betul-betul yakin akan tahap pekerjaan ini dan tidak ragu sedikit pun. Jika engkau tidak dapat menyanggah kesesatan mereka, mereka akan menjebak engkau dan memmfitnah engkau. Bukankah ini memalukan?

Orang Yahudi pada saat itu semua membaca dari Perjanjian Lama dan mengetahui nubuat Yesaya bahwa seorang bayi laki-laki akan dilahirkan di dalam palungan. Lalu, mengapa, dengan pengetahuan ini, mereka tetap menganiaya Yesus? Bukankah ini karena sifat pemberontak dan ketidaktahuan mereka akan pekerjaan Roh Kudus? Pada saat itu, orang Farisi percaya bahwa pekerjaan Yesus tidak seperti yang mereka ketahui tentang bayi laki-laki yang dinubuatkan itu. Manusia di masa ini menolak Tuhan karena pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi tidak sesuai dengan Alkitab. Bukankah substansi pemberontakan mereka terhadap Tuhan sama saja? Dapatkah engkau menjadi orang yang menerima tanpa keraguan semua pekerjaan Roh Kudus? Jika ini pekerjaan Roh Kudus, aliran itu benar. Engkau harus menerimanya tanpa keraguan sedikit pun, Daripada memilih-milih apa yang harus diterima. Jika engkau memperoleh sedikit pengetahuan dari Tuhan dan berlaku curiga terhadap-Nya, bukankah ini tindakan yang benar-benar tak masuk akal? Hal yang harus engkau lakukan adalah menerima setiap pekerjaan, tanpa perlu mencari bukti lebih jauh dari Alkitab, selama pekerjaan itu berasal dari Roh Kudus, sebab engkau percaya kepada Tuhan untuk mengikuti Dia, bukan untuk menyelidiki-Nya. Engkau tidak perlu mencari bukti lain mengenai Aku untuk menunjukkan bahwa Aku adalah Tuhanmu. Sebaliknya, engkau seharusnya berusaha menilai apakah Aku bermanfaat bagimu. Inilah kuncinya. Sekalipun engkau menemukan banyak bukti tidak terbantahkan dalam Alkitab, hal itu tak dapat membawamu seutuhnya ke hadapan-Ku. Engkau adalah orang yang hidup dalam kungkungan Alkitab, dan bukan di hadapan-Ku. Alkitab tak dapat menolongmu mengenal-Ku maupun memperdalam kasihmu kepada-Ku. Meskipun Alkitab menubuatkan seorang bayi laki-laki akan lahir, tak seorang pun dapat menyelami di dalam siapa nubuat ini akan digenapi, sebab manusia tidak memahami pekerjaan Tuhan, dan inilah yang membuat orang Farisi menentang Yesus. Beberapa orang mengetahui bahwa pekerjaan-Ku berkaitan dengan kepentingan manusia, tetapi mereka terus meyakini bahwa Yesus dan Aku adalah dua pribadi yang sama sekali terpisah dan bertentangan satu sama lain. Pada waktu itu, Yesus hanya menyampaikan kepada murid-muridnya serangkaian khotbah pada Zaman Kasih Karunia, misalnya cara melakukan, berkumpul, cara meminta dalam doa, cara memperlakukan orang lain, dan sebagainya. Pekerjaan yang dilakukan-Nya adalah pekerjaan Zaman Kasih Karunia, dan Ia hanya menguraikan bagaimana seharusnya murid-murid dan orang-orang yang mengikuti-Nya melakukannya. Ia hanya melakukan pekerjaan Zaman Kasih Karunia, dan sama sekali tidak melakukan pekerjaan akhir zaman. Ketika Yahweh menurunkan hukum Taurat Perjanjian Lama pada Zaman Hukum Taurat, mengapa Ia tidak melakukan pekerjaan Zaman Kasih Karunia pada waktu itu? Mengapa Ia tidak menjelaskan lebih dahulu pekerjaan Zaman Kasih Karunia? Bukankah hal itu akan membantu penerimaan manusia? Ia hanya menubuatkan bahwa seorang bayi laki-laki akan lahir dan berkuasa, tetapi Ia tidak melakukan lebih dahulu pekerjaan Zaman Kasih Karunia. Pekerjaan Tuhan dalam setiap zaman memiliki batasan-batasan yang jelas; Ia hanya melakukan pekerjaan zaman sekarang dan tidak pernah melakukan pekerjaan zaman selanjutnya terlebih dahulu. Hanya dengan cara inilah pekerjaan-Nya yang mewakili setiap zaman diperlihatkan. Yesus hanya berbicara tentang tanda-tanda akhir zaman, bagaimana cara untuk dapat bersabar dan dapat diselamatkan, bagaimana cara bertobat dan mengaku dosa, serta bagaimana cara memikul salib dan menanggung penderitaan. Tidak pernah Ia berbicara mengenai perkara-perkara yang harus dimasuki manusia pada akhir zaman atau bagaimana cara agar dapat memuaskan kehendak Tuhan. Dengan demikian, bukankah suatu tindakan yang keliru bila mencari pekerjaan Tuhan pada akhir zaman dalam Alkitab? Apa yang dapat engkau pahami dengan sekadar memegang Alkitab di tanganmu? Entah penafsir Alkitab atau pengkhotbah, siapa yang dapat mengetahui lebih dahulu pekerjaan yang terjadi saat ini?

“Barangsiapa memiliki telinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang Roh berucap kepada gereja-gereja.” Sudahkah engkau semua kini mendengar suara Roh Kudus? Firman Tuhan sudah datang atas engkau semua. Apakah engkau mendengarnya? Tuhan melakukan pekerjaan firman pada akhir zaman, dan firman itu berasal dari Roh Kudus, sebab Tuhan adalah Roh Kudus dan dapat juga menjadi daging. Oleh sebab itu, firman Roh Kudus, seperti yang diucapkan di masa lalu, adalah firman Tuhan yang berinkarnasi saat ini. Ada banyak manusia absurd yang percaya bahwa firman dari Roh Kudus seharusnya turun langsung dari surga ke telinga manusia. Setiap orang yang berpikir seperti ini tidak memahami pekerjaan Tuhan. Sesungguhnya, ucapan-ucapan yang diucapkan Roh Kudus adalah ucapan-ucapan yang diucapkan Tuhan yang menjadi daging. Roh Kudus tidak dapat berbicara langsung kepada manusia, dan Yahweh tidak berbicara langsung kepada manusia, bahkan di Zaman Hukum Taurat. Bukankah lebih tidak mungkin lagi Ia berbuat demikian di zaman sekarang? Untuk Tuhan dapat berfirman melakukan pekerjaan Ia harus menjadi daging, jika tidak, pekerjaan-Nya tidak dapat mencapai tujuan-Nya. Mereka yang menyangkal Tuhan yang menjadi daging adalah mereka yang tidak mengenal Roh atau prinsip-prinsip kerja Tuhan. Mereka yang percaya bahwa zaman ini adalah zaman Roh Kudus, tetapi tidak menerima pekerjaan baru-Nya, adalah mereka yang hidup dalam iman yang samar. Manusia semacam itu tak akan menerima pekerjaan Roh Kudus. Mereka yang hanya berharap agar Roh Kudus langsung berbicara dan melakukan pekerjaan-Nya, tetapi tidak menerima firman atau pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi, tak akan pernah bisa melangkah masuk ke dalam zaman yang baru atau menerima keselamatan sempurna dari Tuhan!

Catatan kaki:

a. Dalam teks asli tertulis "yang."

16 September, 2018

Film Rohani Kristen Terbaru | "Kota Akan Digulingkan" | Peringatan Tuhan Pada Akhir Zaman (Dubbing)

Film Rohani Kristen Terbaru | "Kota Akan Digulingkan" | Peringatan Tuhan Pada Akhir Zaman (Edisi Dubbing)
Kristen Cheng Huize adalah seorang pekerja pada sebuah gereja rumah di Tiongkok. Ia menyaksikan gerejanya membuka pabrik dan mendorong para jemaat untuk bergabung dengan Gereja Tiga Pribadi serta menyerahkan diri kepada pemerintah Partai Komunis Tiongkok. Para gembala dan tua-tua gereja, baik di depan maupun di belakang layar, terlibat dalam pergelutan demi status dan nama pribadi, mereka bertengkar oleh karena kecemburuan sehingga membuat gereja tersebut terpecah-belah. Mereka juga bergabung dengan pemerintah Partai Komunis Tiongkok demi menentang Eastern Lightning dan mencegah para jemaat menemukannya. Mereka juga secara proaktif meminta kepada polisi untuk mengamankan para saudara-saudari yang menyebarkan Injil Kerajaan. Cheng Huize merasa sangat tertekan; ia menyadari bahwa gereja telah kehilangan pekerjaan Roh Kudus dan telah merosot menjadi sebuah tempat religius layaknya Babel agung, yang dikutuk dan dicaci oleh Tuhan. Ia lalu bertekad mencari Eastern Lightning dan mencari pekerjaan serta penampakan Tuhan….Dapatkah ia melarikan diri dari Babel yang sedang di ambang kejatuhan?

Bacaan Firman Tuhan Yang Mahakuasa "Tuhan Adalah Tuhan Atas Seluruh Ciptaan"

Bacaan Firman Tuhan Yang Mahakuasa "Tuhan Adalah Tuhan Atas Seluruh Ciptaan"
Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Sebenarnya, Tuhan adalah Penguasa atas segala sesuatu. Ia adalah Tuhan atas seluruh ciptaan. Ia bukan hanya Tuhannya orang Israel, dan Ia bukan hanya Tuhannya orang Yahudi. Ia adalah Tuhan atas seluruh ciptaan. ... Pekerjaan mula-mula-Nya dilangsungkan di Yudea, dalam lingkup Israel, sedangkan di antara bangsa-bangsa lain, Ia tidak melakukan pekerjaan peluncuran zaman apa pun. Tahap akhir pekerjaan-Nya bukan hanya dilangsungkan di antara bangsa-bangsa lain. Terlebih lagi, pekerjaan ini dilangsungkan di antara bangsa yang terkutuk itu. Kenyataan ini saja merupakan bukti paling ampuh untuk mempermalukan Iblis. Dengan demikian, Tuhan "menjadi" Tuhan atas seluruh ciptaan di alam semesta dan menjadi Tuhan atas segala sesuatu, yang menjadi tujuan penyembahan semua makhluk yang hidup."

15 September, 2018

Film Rohani Kristen | "Terlepas Dari Jerat" | Mendedahkan Kebenaran Di sebalik Kabar Angin (Trailer)

Film Rohani Kristen | "Terlepas Dari Jerat" | Mendedahkan Kebenaran Di sebalik Kabar Angin (Trailer)
2.000 tahun yang lalu, saat Tuhan Yesus melakukan pekerjaan penebusan, Dia menanggung fitnah dan hukuman biadab dari bangsa Yahudi. Pemimpin agama Yahudi bersekongkol dengan pemerintah Roma dan menyalibkan Dia. Di akhir zaman, Tuhan Yang Mahakuasa—yaitu Tuhan Yesus yang kembali dalam rupa manusia—Tiba di Tiongkok untuk melakukan pekerjaan penghakiman. Sekali lagi, Dia menghadapi hukuman, penindasan, dan penahanan bertubi-tubi, kali ini di tangan pemerintah Komunis Tiongkok dan kalangan keagamaan. Desas-desus dan kesalahpahaman yang disebarluaskan untuk menghakimi dan mencemarkan nama Gereja Tuhan Yang Mahakuasa bagaikan jerat tak kasat mata, menyelimuti, dan mengendalikan orang percaya yang tak terhitung jumlahnya. Tragedi sejarah terulang kembali .

14 September, 2018

Sangatlah Penting untuk Memahami Watak Tuhan

Ada begitu banyak hal yang Kuharap akan engkau sekalian capai. Namun, tindakan-tindakan dan seluruh hidup engkau sekalian tidak mampu memenuhi tuntutan-tuntutan-Ku sepenuhnya, maka Aku tidak punya pilihan lain selain langsung menyampaikan inti masalahnya dan menjelaskan kehendak-Ku kepada engkau sekalian. Berhubung kemampuan engkau sekalian untuk membedakan lemah dan penghargaan engkau sekalian pun sama lemahnya, engkau sekalian hampir-hampir sepenuhnya tidak peduli akan watak-Ku maupun substansi-Ku, sehingga merupakan hal mendesak bagi-Ku untuk Aku memberitahukan hal ini kepada engkau sekalian. Seberapa banyak pun engkau memahami sebelumnya atau betapa pun engkau ingin berusaha memahami masalah-masalah ini, Aku tetap harus menjelaskannya kepada engkau sekalian secara terperinci. Masalah-masalah ini tidak sepenuhnya asing bagi engkau sekalian, tetapi engkau sekalian semua sepertinya tidak memahami maupun mengenal makna yang terkandung di dalamnya. Banyak di antara engkau sekalian hanya memiliki pemahaman yang samar, dan bahkan pemahaman yang sebagian saja serta tidak utuh. Untuk menolong engkau sekalian melakukan kebenaran dengan lebih baik, yaitu melakukan firman-Ku dengan lebih baik, menurut-Ku masalah-masalah inilah yang pertama-tama harus engkau sekalian pahami. Jika tidak, iman engkau sekalian akan tetap kabur, munafik, dan penuh dengan perangkap-perangkap agamawi. Jika engkau tidak memahami watak Tuhan, mustahil bagi engkau untuk melakukan pekerjaan yang seharusnya engkau lakukan bagi Dia. Jika engkau tidak mengenal substansi Tuhan, tidak mungkin bagi engkau menunjukkan sikap hormat dan takut akan Tuhan, alih-alih, engkau sekalian hanya akan menunjukkan acuh tak acuh tanpa perhatian dan kebohongan, bahkan penghujatan tanpa batas. Walaupun memahami watak Tuhan merupakan hal penting dan mengenal substansi Tuhan tidak boleh diremehkan, tidak ada orang yang pernah meneliti atau menggali secara menyeluruh masalah-masalah ini. Jelas sekali terlihat bahwa engkau sekalian telah membuang hukum-hukum yang telah Kunyatakan. Jika engkau sekalian tidak memahami watak Tuhan, engkau sekalian dengan mudah akan menyinggung watak-Nya itu. Serangan pelanggaran semacam ini sama saja dengan membangkitkan murka Tuhan sendiri, dan hasil akhir dari tindakan engkau sendiri menjadi pelanggaran terhadap hukum-hukum itu. Sekarang engkau harus menyadari, bahwa memahami watak Tuhan berjalan seiring dengan mengenal substansi-Nya, dan seiring dengan memahami watak Tuhan tumbuh pula pemahaman akan hukum-hukum itu. Tentu saja, banyak dari hukum-hukum itu bersentuhan dengan watak Tuhan, tetapi watak-Nya belum diungkapkan sepenuhnya dalam hukum-hukum itu. Oleh karenanya, engkau sekalian harus melangkah maju satu langkah lagi dalam mengembangkan pemahaman engkau sekalian akan watak Tuhan.

12 September, 2018

Lagu Rohani Kristen | Mereka Yang Dengan Tulus Mengasihi Tuhan Semuanya Adalah Orang-orang Jujur

Lagu Rohani Kristen | Mereka Yang Dengan Tulus Mengasihi Tuhan Semuanya Adalah Orang-orang Jujur
Murni dan jujur seperti seorang anak, 
tidak berdosa dan hidup, penuh vitalitas kemudaan,
mereka seperti para malaikat yang datang ke dunia.
Tidak ada kebohongan, tidak ada dusta atau muslihat, 
dengan hati yang terbuka, jujur, mereka hidup bermartabat.
Mereka memberikan hati mereka kepada Tuhan, 
Tuhan mempercayai mereka,
dan mereka adalah orang-orang jujur yang Tuhan kasihi.
Mereka yang mencintai kebenaran
semuanya memiliki hati yang jujur.
Orang-orang jujur bersukacita melakukan kebenaran, 
dan dengan menaati Tuhan, hati mereka damai.
Mereka takut akan Tuhan, menjauhi kejahatan 
dan hidup oleh firman Tuhan. 
Mereka hidup dalam firman Tuhan 
dan dimerdekakan serta bebas.
Mereka menerima pengamatan Tuhan 
dan hidup di hadapan-Nya. 
Mengasihi Tuhan berarti menjadi bahagia dan bersukacita.

11 September, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Tuhan Rawat Manusia Sebagai Kesayangan-Nya | Kasih Tuhan Terlalu Mulia

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Tuhan Rawat Manusia Sebagai Kesayangan-Nya | Kasih Tuhan Terlalu Mulia
Tuhan cipta manusia; 
apakah manusia t'lah rusak
atau mengikut Dia,
Tuhan perlakukan manusia,
s'perti layaknya keluarga.
Manusia bukan mainan-Nya.

Dia Sang Pencipta dan manusia ciptaan-Nya.
Meski pangkat berbeda,
s'mua perlakuan-Nya lampaui hubungan mereka.
Tuhan cinta manusia, Tuhan peduli dan pelihara.
Tak lelah Dia memberi manusia,
tak m'rasa kerja ekstra,
tak dibutuhkan-Nya pujian.

Tak dirasa-Nya s'lamatkan manusia,
sediakan dan beri semua
m'rupakan sumbangsih besar.
Dengan cara-Nya sendiri,
esensi-Nya apa adanya,
Ia memb'rikan dalam ketenangan.
B'rapa pun yang manusia dapat dari-Nya,
Dia tak harap pujian.
Itulah hakikat-Nya;
sesuai dengan watak Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

10 September, 2018

Kisah Nyata di Balik Pekerjaan pada Zaman Penebusan

Seluruh rencana pengelolaan-Ku, rencana yang terbentang selama enam ribu tahun, terdiri dari tiga tahap atau tiga zaman: Zaman Hukum Taurat pada bagian awal; Zaman Kasih Karunia (yang juga merupakan Zaman Penebusan), dan Zaman Kerajaan pada akhir zaman. Konsep pekerjaan-Ku di ketiga zaman ini berbeda-beda sesuai dengan sifat setiap zaman, tetapi setiap tahapnya sesuai dengan kebutuhan manusia—atau lebih tepatnya, setiap tahap dilakukan berdasarkan tipu muslihat yang digunakan Iblis dalam perang yang telah Kulancarkan. Tujuan pekerjaan-Ku adalah untuk mengalahkan Iblis, untuk mewujudkan hikmat dan kemahakuasaan-Ku, untuk mengungkap semua tipu muslihat Iblis, agar dapat menyelamatkan seluruh umat manusia yang hidup di bawah wilayah kekuasaannya. Tujuan-Ku adalah untuk menunjukkan hikmat dan kemahakuasaan-Ku sekaligus menyingkapkan kengerian Iblis yang tak tertahankan. Terlebih lagi, Aku ingin mengajar ciptaan-Ku untuk membedakan mana yang baik dan yang jahat, untuk mengetahui bahwa Akulah Penguasa segala sesuatu, untuk melihat dengan jelas bahwa Iblis adalah musuh manusia yang paling hina dan jahat, serta untuk mengetahui perbedaan antara kebaikan dan kejahatan, kebenaran dan kepalsuan, kekudusan dan kenajisan, dan apa yang hebat dan yang tidak mulia. Dengan cara ini, manusia yang bebal akan dapat menjadi saksi bagi-Ku bahwa bukan Aku yang merusak manusia, dan hanya Aku—Tuhan dari segala ciptaan—yang dapat menyelamatkan manusia, dapat menganugerahkan kepada manusia hal-hal yang menyenangkan mereka. Mereka akan tahu bahwa Akulah Penguasa segala sesuatu dan Iblis hanyalah salah satu makhluk ciptakan-Ku, yang kemudian berbalik melawan-Ku. Rencana pengelolaan enam ribu tahun-Ku terbagi menjadi tiga tahap supaya dapat mencapai tujuan berikut ini: untuk memampukan ciptaan-Ku menjadi saksi-Ku, memahami kehendak-Ku, dan mengetahui bahwa Akulah kebenaran. Jadi, selama tahap awal pekerjaan dalam rencana pengelolaan enam ribu tahun-Ku ini, Aku melakukan pekerjaan hukum taurat, yaitu pekerjaan ketika Yahweh memimpin umat-Nya. Tahap kedua mengawali pekerjaan Zaman Kasih Karunia di desa-desa di Yudea. Yesus mewakili semua pekerjaan Zaman Kasih Karunia. Ia berinkarnasi dalam daging dan disalibkan di atas kayu salib, dan Ia juga meresmikan Zaman Kasih Karunia. Ia disalibkan untuk menyelesaikan pekerjaan penebusan, untuk mengakhiri Zaman Hukum Taurat, dan memulai Zaman Kasih Karunia. Karena itulah Ia disebut “Panglima Tertinggi”, “Korban Penghapus Dosa”, “Sang Penebus”. Demikianlah pekerjaan Yesus berbeda konsepnya dengan pekerjaan Yahweh, walaupun pekerjaan mereka pada prinsipnya sama. Yahweh memulai Zaman Hukum Taurat, mendirikan dasar rumah, yaitu titik awal pekerjaan-Nya di bumi, dan mengeluarkan perintah-perintah. Inilah dua pencapaian-Nya yang mewakili Zaman Hukum Taurat. Pekerjaan yang dilakukan Yesus pada Zaman Kasih Karunia bukan untuk mengeluarkan perintah, tetapi untuk menggenapi Perintah Tuhan, dan dengan demikian, menyambut Zaman Kasih Karunia dan mengakhiri Zaman Hukum Taurat yang telah berlangsung selama dua ribu tahun. Yesuslah perintis yang datang untuk memulai Zaman Kasih Karunia, meskipun bagian utama dari pekerjaan-Nya terletak pada penebusan. Dengan demikian, pencapaian-Nya pun menjadi dua kali lipat: membuka zaman baru dan menyelesaikan pekerjaan penebusan melalui penyaliban-Nya. Lalu Ia wafat. Di sinilah Zaman Hukum Taurat berakhir dan umat manusia memasuki Zaman Kasih Karunia.

09 September, 2018

Lagu Rohani Kristen "Kesaksian Hidup" Bersumpah Bahwa Kasih Terhadap Tuhan Tidak Ubah Sehingga Mati

Lagu Rohani Kristen "Kesaksian Hidup" Bersumpah Bahwa Kasih Terhadap Tuhan Tidak Ubah Sehingga Mati
Suatu hari aku mungkin
ditangkap dan dianiaya oleh Partai Komunis Tiongkok,
penderitaan ini demi kebenaran yang
aku tahu di dalam hatiku.
Jika nyawaku melayang bagai
suatu percikan bunga api dalam sekejap mata,
Aku akan tetap dengan bangga berkata bahwa
aku telah menerima Kristus akhir zaman.
Jika aku tidak dapat melihat
peristiwa besar perluasan kerajaan injil,
aku akan tetap mempersembahkan
kerinduan yang paling indah.
Jika aku tidak dapat melihat hari
di mana kerajaan diwujudkan,
tetapi aku dapat mempermalukan Setan sekarang, 
maka hatiku akan dipenuhi sukacita dan damai.
Firman Tuhan tersebar ke seluruh penjuru dunia, 
terang telah tampak di antara manusia.
Kerajaan Kristus bangkit dan didirikan dalam kesukaran.
Kegelapan akan berlalu, fajar kebenaran telah tiba.
Waktu dan kenyataan telah menjadi saksi untuk Tuhan.

08 September, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 | Karya Tuhan Semakin Meluas | Mengikuti Jejak Langkah Tuhan

Lagu Rohani Kristen Terbaru 2018 | Karya Tuhan Semakin Meluas | Mengikuti Jejak Langkah Tuhan
Karya Tuhan semakin meluas;
walau tujuannya tak berubah,
sarana karya-Nya t'rus berubah,
begitu pun yang mengikut-Nya.
Semakin banyak Tuhan lakukan,
semakin orang mengenal-Nya sempurna,
semakin watak orang berubah
bersama dengan karya-Nya.
Karya Tuhan semakin meluas;
Karya tak pernah usang, s'lalu baru.
Karya-Nya tak akan pernah sama,
yang belum pernah Ia perbuat, akan Ia kerjakan. 

07 September, 2018

Karya Tuhan pada Zaman Hukum Taurat

Karya Yahweh bagi bangsa Israel menunjukkan asal mula Tuhan di bumi di tengah-tengah umat manusia, yang juga merupakan tempat kudus ketika Ia menyatakan diri. Tuhan membatasi karya-Nya bagi bangsa Israel. Pada mulanya, Tuhan tidak menyatakan karya-Nya kepada bangsa di luar Israel. Justru, Ia memilih kaum yang dianggap sesuai untuk membatasi cakupan karya-Nya. Di Israel, Tuhan menciptakan Adam dan Hawa, dan dari debu tanah di situ, Yahweh menciptakan manusia. Inilah tempat yang menjadi titik awal karya-Nya di dunia. Bangsa Israel, yang merupakan keturunan Nuh dan juga keturunan Adam, menjadi pondasi manusia dari karya Yahweh di dunia ini.

06 September, 2018

Kerajaan Seribu Tahun Telah Tiba

Apakah engkau sekalian memahami pekerjaan apa yang akan Tuhan lakukan dalam kelompok ini? Tuhan berkata, bahkan di Kerajaan Seribu Tahun orang masih harus terus mengikuti ucapan-ucapan-Nya, dan di masa depan ucapan-ucapan Tuhan masih akan menuntun hidup manusia secara langsung di tanah Kanaan yang baik. Ketika Musa berada di padang gurun, Tuhan memberikan petunjuk dan berbicara kepadanya secara langsung. Dahulu, dari surga Tuhan mengirim makanan, air, dan manna untuk dinikmati bangsa itu, dan sekarang pun masih demikian: Tuhan sendiri yang mengirimkan makanan dan minuman untuk dinikmati manusia, dan Tuhan sendiri yang mengirimkan kutuk untuk menghajar mereka. Jadi, setiap tahap pekerjaan-Nya dilakukan sendiri oleh Tuhan. Pada masa kini, orang merindukan terjadinya kenyataan tertentu, mereka berupaya melihat tanda dan mukjizat, dan mungkin saja semua orang yang seperti itu akan ditinggalkan, karena pekerjaan Tuhan menjadi semakin nyata. Tidak ada yang tahu bahwa Tuhan telah turun dari surga, mereka masih belum menyadari bahwa Tuhan telah menurunkan makanan dan penyegar dari surga—tetapi Tuhan benar-benar ada, dan suasana penuh kehangatan Kerajaan Seribu Tahun yang dibayangkan orang juga ucapan Tuhan sendiri. Ini adalah kenyataan, dan hanya inilah makna memerintah bersama Tuhan di bumi. Memerintah bersama Tuhan di bumi merujuk pada daging. Apa yang bukan berasal dari daging tidak berada di bumi, dan dengan demikian semua orang yang memusatkan pikiran untuk pergi ke langit ketiga melakukan hal yang sia-sia. Suatu hari nanti, ketika seluruh alam semesta kembali kepada Tuhan, pusat pekerjaan-Nya di seluruh alam semesta akan mengikuti suara Tuhan; di tempat yang berbeda-beda, beberapa orang akan menelepon, beberapa orang akan menaiki pesawat, beberapa orang akan naik kapal menyeberangi laut, dan beberapa orang akan menggunakan laser untuk mendengar ucapan Tuhan. Semua orang akan menyembah, dan dengan penuh kerinduan, mereka semua akan datang mendekat kepada Tuhan, dan berkumpul mendekati Tuhan, dan semua akan menyembah Tuhan—dan semua ini adalah perbuatan Tuhan. Ingatlah hal ini! Tuhan tidak akan pernah memulai kembali di tempat lain. Tuhan akan menggenapi kenyataan ini: Dia akan membuat semua orang di seluruh alam semesta datang kehadapan-Nya, dan menyembah Tuhan di bumi, dan pekerjaan-Nya di tempat-tempat lain akan berhenti, dan orang akan dipaksa mencari jalan yang benar. Seperti pada masa Yusuf: Semua orang mendatangi Yusuf untuk memperoleh makanan, dan sujud kepadanya, karena ia memiliki banyak makanan. Untuk menghindari kelaparan, orang akan dipaksa mencari jalan yang benar. Seluruh komunitas orang beragama sedang menderita kelaparan yang hebat, dan hanya Tuhan masa kini merupakan sumber air hidup yang terus mengalir, yang disediakan untuk dinikmati oleh manusia, dan orang akan datang dan mengandalkan-Nya. Pada saat itulah perbuatan Tuhan akan dinyatakan, dan Tuhan dimuliakan; semua orang di seluruh alam semesta akan menyembah "manusia" yang luar biasa ini. Tidakkah ini akan menjadi hari kemuliaan Tuhan? Suatu hari nanti, pendeta-pendeta berusia lanjut akan berkirim telegram untuk mencari air dari sumber air hidup. Mereka sudah tua, tetapi tetap saja mereka akan datang untuk menyembah manusia ini, yang dahulu mereka pandang hina. Mereka akan mengaku dengan mulut mereka dan percaya dengan hati mereka—dan bukankah ini tanda dan mukjizat? Ketika seluruh kerajaan bersukacita, itulah hari kemuliaan Tuhan, dan siapa pun yang datang kepada engkau sekalian dan menerima kabar baik Tuhan akan diberkati oleh Tuhan, dan negara-negara ini dan orang-orang ini akan diberkati dan dipelihara oleh Tuhan. Kedepan, arahnya akan seperti ini: Mereka yang memperoleh ucapan dari mulut Tuhan akan memiliki jalan untuk ditempuh di bumi, dan baik mereka pengusaha atau ilmuwan, maupun pendidik atau pengrajin, mereka yang tidak memiliki firman Tuhan akan kesulitan untuk melangkah setapak pun, dan akan dipaksa mencari jalan yang benar. Inilah yang dimaksud dengan, "Dengan kebenaran engkau dapat berjalan ke mana pun; tanpa kebenaran, engkau tidak akan sampai ke mana pun." Kenyataannya adalah: Tuhan akan menggunakan Jalan (yang berarti seluruh firman-Nya) untuk memerintah seluruh alam semesta dan memerintah dan menaklukkan umat manusia. Orang selalu mengharapkan perubahan besar dalam cara Tuhan bekerja. Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa melalui firmanlah Tuhan mengendalikan manusia, dan engkau harus melakukan apa yang dikatakan-Nya[a] baik engkau bersedia maupun tidak; inilah kenyataan yang benar dan harus ditaati oleh semua orang, selain itu, hal ini tidak terhindarkan, dan diketahui oleh semua orang.

05 September, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru - Suara Hati Seorang Makhluk Ciptaan - Pujian Penyembahan(Video Musik)

Lagu Rohani Kristen Terbaru - Suara Hati Seorang Makhluk Ciptaan - Pujian Penyembahan(Video Musik)
Aku ingin berteriak tapi tiada tempat terasa tepat.
Aku ingin bernyanyi tapi tak ada lagu yang ditemukan.
Aku ingin ungkapkan rasa cinta seorang makhluk ciptaan.
Mencari di atas dan di bawah, 
namun tak ada kata yang terucap,
tidak dapat mengatakan apa yang aku rasa.
Tuhan yang nyata dan benar, cinta dalam hatiku.
Aku mengangkat tanganku memuji, 
Aku bergembira Engkau datang ke dunia.

03 September, 2018

Memandang Penampakan Tuhan dalam Penghakiman dan Hajaran-Nya

Sama seperti jutaan pengikut Tuhan Yesus Kristus lainnya, kita menaati hukum dan perintah Alkitab, menikmati kasih karunia Tuhan Yesus Kristus yang melimpah, dan berkumpul bersana, berdoa, memuji, dan melayani dalam nama Tuhan Yesus Kristus—dan semua ini kita lakukan di bawah perlindungan dan berkat Tuhan. Kita sering kali lemah dan sering kali kuat. Kita percaya bahwa semua tindakan kita sesuai dengan ajaran Tuhan. Jadi, jelas kalau kita juga percaya diri kita berjalan dalam jalan ketaatan kepada kehendak Bapa di surga. Kita merindukan kedatangan Tuhan Yesus, kedatangan Tuhan Yesus yang mulia, akhir hidup kita di bumi, penampakan kerajaan, dan semua yang dikatakan di kitab Wahyu. Tuhan datang dan membawa bencana dan memberi upah kepada orang baik dan menghukum orang yang jahat, dan membawa semua yang mengikuti-Nya dan menyambut kedatangan-Nya di awan-awan untuk menemui-Nya. Setiap kali memikirkan ini, kita pasti dikuasai emosi. Kita bersyukur lahir di akhir zaman dan cukup beruntung bisa menyaksikan kedatangan Tuhan. Walau kita menderita penganiayaan, itu semua mengerjakan "kemuliaan yang lebih besar dan kekal". Ini benar-benar berkat yang luar biasa! Semua kerinduan ini dan kasih karunia yang diberikan Tuhan membuat kita seringkali sadar untuk berdoa dan membawa kita lebih sering berkumpul bersama. Mungkin tahun depan, mungkin besok atau mungkin lebih cepat daripada yang diduga manusia, Tuhan tiba-tiba datang dan menampakkan diri di antara sekelompok orang yang menantikan Dia dengan sungguh-sungguh. Kita bersaing satu sama lain, tidak ada yang mau ketinggalan, ingin menjadi kelompok pertama yang melihat penampakan Tuhan, menjadi salah satu dari mereka yang diangkat. Kita memberikan semua, berapa pun harganya, untuk datangnya hari ini. Sebagian menyerahkan pekerjaannya, sebagian lagi meninggalkan keluarganya, sebagian membatalkan pernikahannya, dan sebagian lagi bahkan menyumbangkan seluruh tabungannya. Ini pengabdian yang luar biasa! Kesetiaan dan ketulusan seperti itu pastilah melampaui orang-orang kudus di masa lampau! Sebagaimana Tuhan memberikan kasih karunia-Nya kepada siapa pun yang Dia mau dan memberikan belas kasih pada siapa yang Dia inginkan, kita percaya bahwa pengabdian dan pengorbanan kita dilihat oleh-Nya. Jadi, kita pun percaya doa kita yang tulus didengar-Nya dan kita percaya Tuhan akan memberi upah atas pengabdian kita. Padahal, Tuhan sudah mengasihi kita sebelum Dia menciptakan dunia dan tidak ada yang bisa mengambil berkat dan janji Tuhan bagi kita. Kita merencanakan masa depan dan berpikir pengabdian dan pengorbanan kita adalah alat tawar atau saham yang bisa membuat kita diangkat ke awan-awan untuk bertemu Tuhan. Dan lagi, tanpa ragu, kita menaruh diri kita di takhta masa depan, memerintah bangsa-bangsa dan semua orang atau memerintah sebagai raja. Semua ini kita terima sebagai pemberian, sebagai sesuatu yang pantas diharapkan.