Entri yang Diunggulkan

Lagu Rohani Kristen 2020 -Hasil yang Dicapai dengan Mengenal Tuhan

Gereja Tuhan Yang Mahakuasa - Lagu Rohani Kristen 2020 -Hasil yang Dicapai dengan Mengenal Tuhan Suatu hari, kau 'kan m'ra...

30 November, 2018

KERINDUAN - Klip Film(3)Siapa Yang Pertama Akan Diangkat Ketika Tuhan Datang?


KERINDUAN - Klip Film(3)Siapa Yang Pertama Akan Diangkat Ketika Tuhan Datang?


Banyak dari mereka yang percaya kepada Tuhan yakin kalau mereka berkorban, memberi diri mereka sendiri, dan bekerja keras, mereka pasti akan termasuk dalam orang-orang yang diangkat Tuhan. Akan tetapi, adakah dasarnya dalam firman Tuhan? Tuhan Yesus berkata:“Tetapi banyak yang tadinya pertama akan menjadi yang terakhir; dan yang terakhir akan menjadi yang pertama” (Matius 19:30). “Domba-domba-Ku mendengar suara-Ku” (Yoh. 10:27). Bisa diangkat atau tidaknya seseorang jelas ditentukan oleh siapa saja yang bisa mendengar suara Tuhan. Bagi mereka yang mendengar suara-Nya terlebih dahulu, menerima penampakan-Nya, dan merupakan gadis bijaksana maka merekalah yang akan diangkat.

29 November, 2018

KERINDUAN - Klip Film(4)Kerajaan Surga Berada Di Langit Atau Di Bumi?

KERINDUAN - Klip Film(4)Kerajaan Surga Berada Di Langit Atau Di Bumi?


Orang yang beriman kepada Tuhan percaya bahwa kerajaan surga ada di langit. Apakah ini benar? Doa Tuhan mengatakan: “Bapa kami yang di surga, dimuliakanlah nama-Mu. Kerajaan-Mu datanglah, kehendak-Mu terjadilah di bumi, seperti di surga”(Matius 6:9-10). Kitab Wahyu mengatakan:“Kerajaan-kerajaan di dunia ini menjadi milik Tuhan kita, dan Kristus-Nya.” (Wahyu 11:15). “Kota yang kudus, Yerusalem Baru, yang turun dari Tuhan dari surge, …Bait Suci Tuhan ada bersama manusia” (Wahyu 11:2-3). Jadi, kerajaan surga berada di langit atau di bumi?


27 November, 2018

Film Pendek Rohani | Gereja Tiga Pendirian Adalah Tudungku | Orang Yang Penakut Tidak Bisa Masuk Ke Kerajaan Surga



Film Pendek Rohani | Gereja Tiga Pendirian Adalah Tudungku | Orang Yang Penakut Tidak Bisa Masuk Ke Kerajaan Surga

Dulu, pemerintah Komunis Tiongkok menangkap banyak orang Kristen dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa di suatu lokasi pada malam hari. Penangkapan ini menimbulkan kegemparan besar di daerah tersebut. Kejadian ini juga mendorong timbulnya diskusi di antara para jemaat Gereja Three-Self. Beberapa orang percaya bahwa Eastern Lightning telah menderita akibat tekanan dan penganiayaan kejam yang dilakukan oleh pemerintah Komunis Tiongkok. Sangat berbahaya untuk percaya dalam Eastern Lightning, dan lebih aman untuk percaya dalam Gereja Three-Self. Mereka tidak akan mengalami kesusahan dan mereka akan dapat masuk ke kerajaan surga. Ada juga yang percaya bahwa Cahaya Timur adalah jalan kebenaran yang sesungguhnya, tapi penganiayaan dan penangkapan yang harus dihadapi terlalu sulit. Jika mereka memilih untuk percaya, mereka pikir bahwa lebih baik untuk percaya secara rahasia. Begitu pemerintah Komunis Tiongkok tidak berkuasa lagi, mereka dapat percaya secara terbuka kepada Tuhan yang Mahakuasa. Beberapa orang telah menyelidiki Eastern Lightning, namun demikian, mereka percaya bahwa Eastern Lightning menyebarkan injil dan memberikan kesaksian tentang Tuhan tanpa memandang hidup atau mati dan bahwa mereka dimuliakan oleh Tuhan. Mereka berpikir bahwa orang-orang yang bersembunyi dalam Gereja Three-Self adalah orang-orang pengecut yang mengalir dalam kehidupan tanpa tujuan dan mereka tidak layak untuk masuk ke dalam kerajaan surga. ... Setelah perdebatan yang panas ini, apakah setiap orang dapat mengetahui tipe orang seperti apa yang dimuliakan oleh Tuhan dan apakah orang yang penakut dapat masuk ke dalam kerajaan surga?

26 November, 2018

Film Rohani | PARTAI BELUM SELESAI BICARA | Siapa Yang Menghancurkan Keluarga Kristen?

Film Rohani | PARTAI BELUM SELESAI BICARA | Siapa Yang Menghancurkan Keluarga Kristen? - Edisi Dubbing

Li Ming'ai adalah seorang Kristen di daratan Tiongkok.Dia adalah wanita bekarakter jujur yang menghormati mertuanya, membantu suaminya dan mendidik anaknya, dan memiliki keluarga yang bahagia dan harmonis.Namun di Tiongkok, tempat ateisme berkuasa, pemerintahan Komunis Tiongkok selalu dengan beringas menangkap dan menganiaya orang yang percaya kepada Tuhan.Tahun 2006, Li Ming'ai ditangkap dan didenda karena keyakinannya kepada Tuhan.Setelah Li Ming'ai kembali ke rumah, polisi Komunis Tiongkok sering mengancam dan mengintimidasi dia dan keluarganya, juga ingin menghalangi Li Ming'ai untuk meneruskan keyakinannya kepada Tuhan.Suatu hari, saat Li Ming'ai jauh dari rumah karena mengadakan kebaktian, dia dilaporkan oleh seorang informan.Polisi mendatangi rumah Li Ming'ai untuk menangkapnya.Dia dipaksa meninggalkan rumah, dan sejak saat itu, kehidupan pelarian Li Ming’ai yang bersembunyi di berbagai tempat dimulai.Polisi Komunis Tiongkok masih tidak mau melupakannya, selalu mengawasi rumahnya, dan menunggu kesempatan untuk menahannya.Suatu malam, Li Ming'ai menyelinap ke rumah untuk bertemu keluarganya, tapi segera polisi bergegas menangkapnya.Untungnya seseorang memperingatkannya, dan Li Ming'ai lolos dari malapetaka.Tiga tahun kemudian, saat Li Ming'ai melaksanakan panggilannya dan melakukan tugasnya jauh dari rumah, dia diikuti dan ditangkap oleh polisi Komunis Tiongkok.Polisi Komunis Tiongkok melakukan penyiksaan dan penganiayaan yang tidak manusiawi kepada Li Ming'ai, dan menggunakan rasa sayangnya kepada keluarga untuk menekannya.Mereka memakai ancaman seperti menolak hak anaknya untuk bersekolah, dan menutup akses di masa mendatang bagi anaknya untuk bekerja di pemerintahan untuk memaksanya meninggalkan imannya kepada Tuhan, mengkhianati para pemimpin gereja, dan memberi tahu keuangan gereja.Selama masa ini, Li Ming'ai berdoa dan berserah kepada Tuhan.Dalam firman Tuhan dia menemukan pencerahan dan petunjuk.Dia menahan siksaan dan penganiayaan dari Polisi Komunis Tiongkok, menghindari tipu daya Iblis, dan bertekad untuk tidak mengkhianati Tuhan.Dia berdiri teguh bersaksi untuk Tuhan.Interogasi dari polisi Komunis Tiongkok tidak membuahkan hasil, dan mereka sangat malu yang kemudian berubah menjadi amarah.Mereka menggiring Li Ming’ai yang memakai baju tahanan ke rumahnya di desa agar semua orang bisa melihat.Mereka melakukan itu untuk mempermalukannya, kemudian menyuruh anggota keluarganya untuk membujuknya mengkhianati Tuhan, dan menggadaikan gereja.Li Ming'ai sangat marah dengan cara polisi menyalahkan kesulitan keluarganya karena keyakinannya.Penuh amarah kebenaran, dia membeberkan fakta jahat bagaimana pemerintah Komunis Tiongkok menangkap dan menganiaya orang Kristen.Dia menyatakan bahwa yang sebenarnya menghancurkan keluarga Kristen adalah pemerintah Komunis Tiongkok, yang merupakan penjahat-penjahat keji pembawa banyak malapetaka bagi semua orang.Dengan itu, dia menyebabkan kekalahan besar dan memalukan kepada Komunis Tiongkok.

25 November, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Tuhan Berdaulat Atas Rencana Pengelolaan Enam Ribu Tahun


Lagu Rohani Kristen Terbaru | Tuhan Berdaulat Atas Rencana Pengelolaan Enam Ribu Tahun

Tuhan sendiri berkarya.
Dia yang memulainya.
Mewujudkannya, menggenapinya,
berdaulat atas s'galanya.
Tuhan sendiri berkarya.
Dia rencanakan semua.
Setiap rincian, Dia yang mengatur.
jadikan buahnya subur.
Dalam Kitab-Nya, Tuhan berfirman:
Dia-lah Sang Awal, Dia pun Sang Akhir.
Dia-lah Penabur, Dia pun Penuai.
Dia-lah Sang Awal, Dia pun Sang Akhir.
Dia-lah Penabur, Dia pun Penuai.


Tuhan berdaulat atas

rancangan 'nam ribu tahun.
Tiada yang bekerja s'perti-Nya,
s'bab Ia berdaulat atas semua.
Dalam Kitab-Nya, Tuhan berfirman:
Dia-lah Sang Awal, Dia pun Sang Akhir.
Dia-lah Penabur, Dia pun Penuai.
Dia-lah Sang Awal, Dia pun Sang Akhir.
Dia-lah Penabur, Dia pun Penuai.


Tuhan ciptakan dunia, 

membawanya pada t'rang. 
Dia 'kan akhiri zaman ini 
dan genapi rencana-Nya.
Tuhan ciptakan dunia, 
membawa pada terang. 
Dia 'kan akhiri zaman ini 
dan genapi rencana-Nya.
Dalam Kitab-Nya, Dia berfirman:
Dia-lah Sang Awal, Dia pun Sang Akhir.
Dia-lah Penabur, Dia pun Penuai.
Dia-lah Sang Awal, Dia pun Sang Akhir.
Dia-lah Penabur, Dia pun Penuai. Dia!


dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

24 November, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Hasil Yang Dicapai Dengan Mengenal Tuhan



Lagu Rohani Kristen Terbaru | Hasil Yang Dicapai Dengan Mengenal Tuhan

Suatu hari, kau 'kan m'rasa Sang Pencipta bukan lagi teka-teki,
Dia tak pernah sembunyi, tak pernah tutup wajah-Nya;
Dia sama sekali tak jauh darimu;
Dia tak lagi Pribadi yang kau rindu siang malam
namun tak dapat kau jangkau dengan perasaanmu.
Dia benar-benar berdiri berjaga di sisimu,
menyediakan hidupmu, kendalikan takdirmu.
Dia tak di cakrawala yang jauh, atau sembunyi di awan-awan.
Dia ada di sisimu, mem'rintah atas s'mua milikmu.
Dia s'galanya buatmu dan satu-satunya.


Tuhan s'perti itu membuatmu kagumi-Nya,

memuja-Nya, melekat pada-Nya, pegang erat Dia,
kau takut kehilangan-Nya, tidak mau lagi berbalik dari-Nya dan tak taat,
atau menghindar dan menjauhi-Nya;
kau hanya mau peduli Dia, taati Dia,
balas budi Dia, tunduk pada kekuasaan-Nya.
Kau tak lagi tolak tuntunan-Nya, pemeliharaan, perhatian, lindungan;
kau tak tolak kedaulatan dan pengaturan-Nya.
Kau hanya mau ikuti Dia, bersama Dia;
kau mau menerima-Nya sebagai satu-satunya hidupmu,
sebagai satu-satunya Tuhan. Sebagai satu-satunya Tuhan.


dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

23 November, 2018

Mengenai Sebutan dan Identitas

Jika engkau berharap agar layak dipakai Tuhan, engkau harus mengetahui pekerjaan Tuhan. Engkau harus mengetahui pekerjaan yang Dia lakukan sebelumnya (di Perjanjian Baru dan Perjanjian Lama), dan, terlebih lagi, engkau harus mengetahui pekerjaan-Nya saat ini. Dengan kata lain, engkau harus mengetahui ketiga tahap pekerjaan Tuhan selama lebih dari 6.000 tahun ini. Jika engkau diminta untuk menyebarkan Injil, engkau tidak akan dapat melakukannya tanpa mengetahui pekerjaan Tuhan. Orang akan bertanya kepadamu segala sesuatu mengenai Alkitab, dan Perjanjian Lama, dan apa yang Yesus katakan dan lakukan pada waktu itu. Mereka akan berkata: "Tidakkah Tuhanmu memberitahukan kepadamu semua ini? Jika Dia (Tuhan) tidak dapat memberitahukan kepadamu apa yang sebenarnya terjadi di Alkitab, Dia bukanlah Tuhan. Jika Dia dapat memberitahukannya, barulah kami percaya." Pada mulanya, Yesus banyak berbicara mengenai Perjanjian Lama dengan murid-murid-Nya. Segala sesuatu yang mereka baca berasal dari Perjanjian Lama. Perjanjian Baru baru ditulis puluhan tahun setelah Yesus disalibkan. Untuk menyebarkan Injil, engkau semua pada dasarnya harus memahami kebenaran hakiki dalam Alkitab, dan pekerjaan Tuhan di Israel, dengan kata lain, pekerjaan yang Yahweh lakukan. Engkau semua juga harus memahami pekerjaan yang Yesus lakukan. Inilah perkara-perkara yang paling diperhatikan semua orang, dan mereka tidak memiliki pemahaman[a] mengenai kedua tahap pekerjaan ini. Saat menyebarkan Injil, pertama-tama kesampingkan dahulu pembicaraan tentang pekerjaan Roh Kudus pada zaman sekarang ini. Tahap pekerjaan ini berada di luar jangkauan mereka, karena yang engkau semua kejar adalah perkara yang paling tinggi di atas semuanya: pengenalan akan Tuhan, dan pengenalan akan pekerjaan Roh Kudus, dan tak ada perkara yang lebih mulia daripada kedua hal ini. Jika engkau berbicara tentang perkara yang tinggi dahulu, pembicaraan itu terlalu berat bagi mereka, sebab tak seorang pun dari mereka pernah mengalami pekerjaan Roh Kudus semacam itu. Pekerjaan itu belum pernah terjadi, dan tidak mudah bagi manusia untuk menerimanya. Pengalaman mereka adalah perkara-perkara lama dari masa lalu, kadang-kadang ditambah sedikit pekerjaan Roh Kudus. Perkara yang mereka alami bukanlah pekerjaan Roh Kudus pada zaman sekarang, atau kehendak Tuhan pada zaman sekarang. Mereka masih bertindak sesuai dengan praktik-praktik masa lalu, tanpa terang yang baru, ataupun perkara-perkara yang baru.

22 November, 2018

Bacaan Firman Tuhan | Hanya Dia Yang Mengalami Pekerjaan Tuhan Yang Benar-Benar Percaya Kepada Tuhan

Bacaan Firman Tuhan | Hanya Dia Yang Mengalami Pekerjaan Tuhan Yang Benar-Benar Percaya Kepada Tuhan

Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Setelah pekerjaan Yahweh selesai, Yesus menjadi daging untuk melakukan pekerjaan-Nya di antara manusia. Pekerjaan-Nya tidak dilakukan secara terpisah, tetapi dibangun di atas pekerjaan Yahweh. Pekerjaan itu untuk zaman yang baru setelah Tuhan menyelesaikan Zaman Hukum Taurat. Demikian pula, setelah pekerjaan Yesus berakhir, Tuhan tetap melanjutkan pekerjaan-Nya untuk zaman berikutnya, karena seluruh pengelolaan Tuhan selalu bergerak maju. Setelah zaman lama berlalu, zaman itu akan digantikan dengan zaman baru, dan begitu pekerjaan lama selesai, pekerjaan baru akan meneruskan pengelolaan Tuhan…. Menyelamatkan manusia sepenuhnya dari pengaruh Iblis tidak hanya membuat Yesus harus menanggung dosa manusia sebagai korban penghapus dosa, tetapi juga membuat Tuhan wajib melakukan pekerjaan yang lebih besar untuk melepaskan manusia dari wataknya yang telah dirusak Iblis. Jadi, setelah dosa manusia diampuni, Tuhan kembali menjadi daging untuk memimpin manusia memasuki zaman yang baru. Tuhan memulai melakukan hajaran dan penghakiman, dan pekerjaan ini telah membawa manusia ke dalam alam yang lebih tinggi.Semua orang yang tunduk di bawah kekuasaan-Nya akan menikmati kebenaran yang lebih tinggi dan menerima berkat yang lebih besar. Mereka benar-benar hidup dalam terang dan akan mendapatkan kebenaran, jalan, dan hidup."

21 November, 2018

Bacaan Firman Tuhan | Kisah Nyata Di Balik Pekerjaan Pada Zaman Penebusan


Bacaan Firman Tuhan | Kisah Nyata Di Balik Pekerjaan Pada Zaman Penebusan

Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Pada Zaman Kasih Karunia, manusia telah dirusak oleh Iblis. Karena itu, pekerjaan penebusan seluruh umat manusia menuntut kasih karunia yang berlimpah, ketabahan dan kesabaran yang tak terbatas, dan terlebih lagi, sebuah persembahan yang cukup untuk menebus dosa umat manusia, agar dapat mencapai tujuannya. Apa yang dilihat manusia pada Zaman Kasih Karunia hanyalah korban persembahan-Ku untuk menebus dosa-dosa umat manusia, yaitu Yesus. Yang mereka ketahui adalah bahwa Tuhan sangat berbelas kasihan dan panjang sabar, dan yang mereka lihat adalah belas kasihan dan kasih setia Yesus. Semuanya ini terjadi karena mereka hidup pada Zaman Kasih Karunia. Jadi, sebelum mereka dapat ditebus, mereka harus menikmati berbagai jenis kasih karunia yang Yesus anugerahkan kepada mereka; hanya ini yang bermanfaat bagi mereka. Dengan cara ini, dosa-dosa mereka dapat diampuni melalui kenikmatan kasih karunia yang diberikan kepada mereka, dan mereka juga bisa mempunyai kesempatan untuk ditebus melalui ketabahan dan kesabaran Yesus."

19 November, 2018

Film Rohani | PARTAI BELUM SELESAI BICARA | Siapa Yang Menghancurkan Keluarga Kristen? - Trailer


Film Rohani | PARTAI BELUM SELESAI BICARA | Siapa Yang Menghancurkan Keluarga Kristen? - Trailer Dubbing

Li Ming'ai adalah seorang Kristen di daratan Tiongkok.Dia adalah wanita bekarakter jujur yang menghormati mertuanya, membantu suaminya dan mendidik anaknya, dan memiliki keluarga yang bahagia dan harmonis.Namun di Tiongkok, tempat ateisme berkuasa, pemerintahan Komunis Tiongkok selalu dengan beringas menangkap dan menganiaya orang yang percaya kepada Tuhan.Tahun 2006, Li Ming'ai ditangkap dan didenda karena keyakinannya kepada Tuhan.Setelah Li Ming'ai kembali ke rumah, polisi Komunis Tiongkok sering mengancam dan mengintimidasi dia dan keluarganya, juga ingin menghalangi Li Ming'ai untuk meneruskan keyakinannya kepada Tuhan.Suatu hari, saat Li Ming'ai jauh dari rumah karena mengadakan kebaktian, dia dilaporkan oleh seorang informan.Polisi mendatangi rumah Li Ming'ai untuk menangkapnya.Dia dipaksa meninggalkan rumah, dan sejak saat itu, kehidupan pelarian Li Ming’ai yang bersembunyi di berbagai tempat dimulai.Polisi Komunis Tiongkok masih tidak mau melupakannya, selalu mengawasi rumahnya, dan menunggu kesempatan untuk menahannya.Suatu malam, Li Ming'ai menyelinap ke rumah untuk bertemu keluarganya, tapi segera polisi bergegas menangkapnya.Untungnya seseorang memperingatkannya, dan Li Ming'ai lolos dari malapetaka.Tiga tahun kemudian, saat Li Ming'ai melaksanakan panggilannya dan melakukan tugasnya jauh dari rumah, dia diikuti dan ditangkap oleh polisi Komunis Tiongkok.Polisi Komunis Tiongkok melakukan penyiksaan dan penganiayaan yang tidak manusiawi kepada Li Ming'ai, dan menggunakan rasa sayangnya kepada keluarga untuk menekannya.Mereka memakai ancaman seperti menolak hak anaknya untuk bersekolah, dan menutup akses di masa mendatang bagi anaknya untuk bekerja di pemerintahan untuk memaksanya meninggalkan imannya kepada Tuhan, mengkhianati para pemimpin gereja, dan memberi tahu keuangan gereja.Selama masa ini, Li Ming'ai berdoa dan berserah kepada Tuhan.Dalam firman Tuhan dia menemukan pencerahan dan petunjuk.Dia menahan siksaan dan penganiayaan dari Polisi Komunis Tiongkok, menghindari tipu daya Iblis, dan bertekad untuk tidak mengkhianati Tuhan.Dia berdiri teguh bersaksi untuk Tuhan.Interogasi dari polisi Komunis Tiongkok tidak membuahkan hasil, dan mereka sangat malu yang kemudian berubah menjadi amarah.Mereka menggiring Li Ming’ai yang memakai baju tahanan ke rumahnya di desa agar semua orang bisa melihat.Mereka melakukan itu untuk mempermalukannya, kemudian menyuruh anggota keluarganya untuk membujuknya mengkhianati Tuhan, dan menggadaikan gereja.Li Ming'ai sangat marah dengan cara polisi menyalahkan kesulitan keluarganya karena keyakinannya.Penuh amarah kebenaran, dia membeberkan fakta jahat bagaimana pemerintah Komunis Tiongkok menangkap dan menganiaya orang Kristen.Dia menyatakan bahwa yang sebenarnya menghancurkan keluarga Kristen adalah pemerintah Komunis Tiongkok, yang merupakan penjahat-penjahat keji pembawa banyak malapetaka bagi semua orang.Dengan itu, dia menyebabkan kekalahan besar dan memalukan kepada Komunis Tiongkok.

18 November, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Hanya Ketika Tuhan Menjadi Daging, Manusia Bisa Menjadi Sahabat-Nya


Lagu Rohani Kristen Terbaru | Hanya Ketika Tuhan Menjadi Daging, Manusia Bisa Menjadi Sahabat-Nya

Ketika Tuhan merendahkan diri-Nya,
menjadi daging 'tuk tinggal dengan manusia,
itulah saat mereka,
menjadi sahabat karib-Nya.
Bagaimana manusia layak jadi sahabat-Nya
s'bab Tuhan itu Roh, dan tak terselami?
Hanya dengan jadi s'perti manusia,
m'reka tahu kehendak-Nya dan didapatkan-Nya.


Tuhan berfirman, dan berkarya dalam daging,

berbagi suka, duka dan kesukaran,
dengan manusia, menjaga, tuntun m'reka,
menyucikan 'tuk t'rima berkat kes'lamatan.
Bagaimana manusia layak jadi sahabat-Nya
s'bab Tuhan itu Roh, dan tak terselami?
Hanya dengan jadi seperti manusia
m'reka tahu kehendak-Nya dan didapatkan-Nya.


Maka, manusia 'kan tahu kehendak-Nya

jadi sahabat-Nya; hanya ini caranya.
Jika, Tuhan tak berwujud, tak terlihat manusia,
tak mungkin jadi sahabat-Nya, doktrin yang kosong bukan?
Bagaimana manusia layak jadi sahabat-Nya
s'bab Tuhan itu Roh, dan tak terselami?
Hanya dengan jadi s'perti manusia
m'reka tahu kehendak-Nya dan didapatkan-Nya.
Hanya waktu Tuhan jadi daging, manusia… jadi sahabat-Nya.


dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"


Lagu Rohani Kristen Terbaru | Lagu Tentang Kasih Yang Manis | Terima Kasih Atas Kasih Tuhan


Lagu Rohani Kristen Terbaru | Lagu Tentang Kasih Yang Manis | Terima Kasih Atas Kasih Tuhan

Jauh dalam hatiku, ada kasih-Mu 
amat manis, ku dekat pada-Mu.
Memperhatikan-Mu permanis hatiku; 
melayani-Mu s'genap pikiranku.
Menuntun hatiku, itulah firman-Mu. 
Ku ikuti langkah kasih-Mu.
Ku 'kan bertindak sesuai kehendak-Mu, 
puaskan Kau senang hatiku.
Puaskan Kau senang hatiku.
Kini ku di dunia berbeda, hanya Kau-lah yang bersamaku.
Kita saling mengasihi; tak diganggu kesedihan.
Tak diganggu kesedihan. Kenangan buruk berlalu.
Kenangan buruk berlalu.


Ikuti-Mu dalam kasih, ku dekat dengan-Mu, 

rasa bahagia Kau dan aku.
Tahu kehendak-Mu, hanya mematuhi-Mu, 
tidak mau tak patuh pada-Mu.
 'Kan hidup di hadapan-Mu lebih dari sebelumnya, 
tak dapat jauh dari-Mu lagi.
Memikirkan dan mengecap firman-Mu, 
ku kasihi yang kau miliki,
Ku kasihi siapa diri-Mu.
Ku ingin Kau jadi hidupku. Ku biarkan Kau ambil hatiku.
Oh! Aku mengasihi-Mu. Ku sudah ditaklukkan kasih-Mu.
Aku beruntung telah dilengkapi. 'Tuk puaskan hati-Mu.
Haleluyah! Haleluyah! Haleluyah! Terpujilah Tuhan!
Haleluyah! Haleluyah! Haleluyah! Terpujilah Tuhan!
Haleluyah! Haleluyah! Haleluyah! Terpujilah Tuhan!
Haleluyah! Haleluyah! Haleluyah! Terpujilah Tuhan!


dari "Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru"

Film Pendek Rohani Kristen | Hari-Hari Nuh Telah Tiba | Peringatan Tuhan Kepada Manusia Akhir Zaman

Film Pendek Rohani Kristen | Hari-Hari Nuh Telah Tiba | Peringatan Tuhan Kepada Manusia Akhir Zaman

Mari kita melihat kembali umat manusia selama zaman Nuh. Manusia terlibat dalam segala jenis kegiatan jahat tanpa memikirkan pertobatan. Tidak ada yang mendengarkan firman Tuhan. Kekolotan dan kejahatan mereka membangkitkan kemarahan Tuhan dan pada akhirnya, manusia ditelan oleh bencana banjir besar. Hanya Nuh dan keluarganya yang terdiri dari delapan orang yang mendengarkan firman Tuhan dan dapat bertahan hidup. Sekarang, akhir zaman telah tiba. Kerusakan manusia semakin lama semakin dalam. Setiap orang memuja kejahatan. Seluruh dunia keagamaan sedang mengikuti arus dunia. Mereka tidak mencintai kebenaran sedikit pun. Hari-hari Nuh telah tiba! Untuk menyelamatkan manusia, Tuhan telah kembali sekali lagi guna melakukan pekerjaan penghakiman di akhir zaman di tengah-tengah umat manusia. Ini terakhir kali Tuhan menyelamatkan manusia! Apa yang harus dipilih manusia? Ini merupakan kisah nyata. Karena warga Kabupaten Qingping di Provinsi Sichuan telah berulang kali menolak untuk menerima Injil Kerajaan Tuhan Yang Mahakuasa, mereka telah menghadapi dua peristiwa bencana. Selama Gempa Bumi Besar Sichuan, banyak saudara-saudari yang percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa secara ajaib dilindungi oleh Tuhan dan bertahan hidup. Fakta-fakta ini telah disaksikan: mereka yang menerima dan menaati Tuhan dan mereka yang menolak dan menentang Tuhan. Kedua jenis orang ini memiliki dua akhir yang sangat berbeda!

16 November, 2018

Firman Tuhan Deru Tujuh Guruh—Menubuatkan Bahwa Injil Kerajaan Akan Tersebar Ke Seluruh Alam Semest

Bacaan Firman Tuhan | Deru Tujuh Guruh—Menubuatkan Bahwa Injil Kerajaan Akan Tersebar Ke Seluruh Alam Semesta

Tuhan Yang Mahakuasa berkata: "Hanya ketika terang dari Timur perlahan memutih, kegelapan di seluruh bumi mulai berubah menjadi terang, barulah pada saat itu manusia menyadari bahwa Aku sudah lama pergi dari Israel dan bangkit lagi di Timur. Setelah dulu pernah turun ke Israel dan kemudian meninggalkannya, Aku tidak bisa dilahirkan di Israel lagi, karena pekerjaan-Ku memimpin seluruh alam semesta, dan lagi, kilat menyambar langsung dari Timur ke Barat. Karena alasan inilah Aku turun di Timur dan membawa Kanaan kepada orang-orang di Timur. Aku ingin membawa orang-orang dari seluruh bumi ke tanah Kanaan, dan karena itu Aku terus menyampaikan ucapan-ucapan di tanah Kanaan untuk mengendalikan seluruh alam semesta. Saat ini, belum ada terang di seluruh bumi selain daripada Kanaan, dan semua manusia terancam bahaya kelaparan dan kedinginan. Aku memberikan kemuliaan-Ku kepada Israel lalu mengambilnya kembali, dan setelahnya Aku membawa orang Israel ke Timur, dan seluruh umat manusia ke Timur. Aku membawa mereka semua pada terang supaya mereka dapat dipersatukan kembali dengan terang itu, dan menjadi terhubung dengan terang itu, dan tidak perlu lagi mencari-cari terang itu."

15 November, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Karena Tuhan Menyelamatkan Manusia, Dia Akan Menyelamatkan Seutuhnya

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Karena Tuhan Menyelamatkan Manusia, Dia Akan Menyelamatkan Seutuhnya

Kar'na Tuhan cipta manusia, Dia akan pimpin;
kar'na Dia selamatkan, jadikan mereka milik seutuh-Nya;
kar'na Dia pimpin, Dia 'kan bawa ke tempat tujuan yang tepat.
Kar'na Tuhan cipta, kelola manusia,
Dia harus bertanggung jawab 'kan masa depan dan takdirnya.
Ini adalah karya dari Sang Pencipta.
Walau karya penaklukan dicapai
dengan menghapus masa depan manusia,
pada akhirnya, manusia 'kan dibawa
masuk ke tempat tujuan yang benar yang Tuhan siapkan.


Kar'na Tuhan yang bentuk manusia, ia jadi punya tempat tujuan

dan takdirnya t'lah terjamin, takdirnya terjamin.
Yang dikejar manusia keinginan hatinya
ketika memuaskan hasrat kedagingannya,
bukan tempat tujuan yang ditetapkan baginya.
Yang disiapkan Tuhan bagi manusia,
berkat dan janji-Nya, ketika manusia disucikan,
Tuhan t'lah siapkan dari awal penciptaan.
Berkat dan janji-Nya tak tercemar imajinasi,
gagasan, pilihan, atau daging.
Tempat tujuan ini tak disiapkan 
untuk orang tertentu, orang tertentu,
tapi tempat peristirahatan s'luruh umat manusia.
Ini tempat tujuan paling benar, tujuan yang benar untuk manusia.
Ini tempat tujuan paling benar, tujuan yang benar untuk manusia.


dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"


14 November, 2018

Film Rohani | KEBEBALAN MEMATIKAN | Mengapakah Gadis Bodoh Tidak Bisa Masuk Kerajaan Surga - Dubbing

Film Rohani | KEBEBALAN MEMATIKAN | Mengapakah Gadis Bodoh Tidak Bisa Masuk Kerajaan Surga - Edisi Dubbing

Zheng Mu'en adalah seorang pengerja di gereja Kristen Tionghoa di Amerika Serikat, sudah bertahun-tahun percaya kepada Tuhan, serta bekerja dan berkorban bagi Tuhan dengan penuh semangat. Suatu hari, bibinya bersaksi kepadanya bahwa Tuhan Yesus sudah datang kembali untuk menyampaikan kebenaran dan melakukan pekerjaan menghakimi dan menyucikan manusia di akhir zaman. Berita ini membuatnya sangat gembira. Setelah membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa dan menonton berbagai film dan video dari Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, hati Zheng Mu'en yakin bahwa firman Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran, dan bahwa Tuhan Yang Mahakuasa kemungkinan besar adalah Tuhan Yesus yang datang kembali, jadi dia mulai menyelidiki pekerjaan Tuhan di akhir zaman bersama saudara-saudarinya. Namun, saat Pendeta Ma, pemimpin gerejanya, mengetahui hal ini, dia berulang kali berusaha menghalangi dan menghentikan Zheng Mu'en. Dia menunjukkan video propaganda pemerintah PKT yang memfitnah dan mengecam Eastern Lightning kepada Zheng Mu'en untuk menghentikan penyelidikan Zheng Mu'en tentang jalan yang benar.
  Video ini membuatnya begitu bingung: dia dapat melihat dengan jelas bahwa firman Tuhan Yang Mahakuasa adalah kebenaran dan suara Tuhan, jadi mengapa pendeta dan penatua dari kalangan beragama mengecam Tuhan Yang Mahakuasa? Bukan saja mereka menolak untuk mencari tahu dan menyelidiki, mereka juga berusaha menghentikan orang lain menerima jalan yang benar. Apa alasannya? Zheng Mu'en merasa takut ditipu dan mengambil jalan yang salah, namun juga takut kehilangan kesempatan untuk diangkat. Di tengah konflik dan kebingungannya, Pendeta Ma menyodorkan lebih banyak lagi propaganda negatif dari PKT dan kalangan beragama, menimbulkan kebimbangan yang semakin besar dalam hatinya. Dia memutuskan untuk mendengarkan Pendeta Ma dan berhenti menyelidiki jalan yang benar. Selanjutnya, setelah mendengar kesaksian dan persekutuan dari saksi-saksi Gereja Tuhan Yang Mahakuasa, Zheng Mu'en mengerti bahwa dalam menyelidiki jalan yang benar, prinsip paling mendasar adalah memastikan apakah jalan tersebut mengandung kebenaran dan menyampaikan suara Tuhan. Siapa pun yang mampu menyampaikan kebenaran sebesar itu pastilah penampakan Kristus, karena tidak ada satu pun manusia yang rusak mampu menyampaikan kebenaran. Fakta ini tak terbantahkan. Jika orang tidak fokus mendengarkan suara Tuhan dalam menyelidiki jalan yang benar, melainkan malah menanti turunnya Tuhan Yesus di awan-awan berdasarkan khayalan mereka, mereka tidak akan pernah bisa menyambut penampakan Tuhan. Zheng Mu'en akhirnya memahami rahasia gadis-gadis bijaksana yang mendengarkan suara Tuhan menurut perumpamaan Tuhan Yesus, memutuskan untuk tidak lagi percaya kebohongan dan berbagai teori tidak masuk akal dari pemerintah PKT serta pendeta dan penatua kalangan beragama, dan melepaskan ikatan dan belenggu pendetanya. Zheng Mu'en mengalami betapa sulitnya menyelidiki jalan yang benar. Tanpa pemahaman atau mencari kebenaran, tidak mungkin orang bisa mendengar suara Tuhan atau diangkat ke hadapan takhta Tuhan. Sebaliknya, orang hanya dapat ditipu, dikendalikan dan mati dalam perangkap Iblis, yang sepenuhnya menggenapkan firman dalam Alkitab: "Umat-Ku hancur karena kurangnya pengetahuan" (Hosea 4:6). "orang bodoh mati karena kekurangan hikmat" (Amsal 10:21).

12 November, 2018

Misteri Inkarnasi (4)

Engkau sekalian harus mengetahui kisah sesungguhnya di balik dan terciptanya Alkitab. Pengetahuan ini tidak dimiliki oleh mereka yang belum menerima pekerjaan baru yang Tuhan lakukan. Mereka tidak mengetahuinya. Jelaskanlah kepada mereka perkara-perkara hakiki ini, dan mereka tidak akan menyombongkan diri lagi di depanmu mengenai Alkitab. Mereka terus menerus meneliti apa yang sudah dinubuatkan: Apakah pernyataan ini sudah digenapi? Apakah pernyataan itu sudah digenapi? Mereka menerima Injil menurut Alkitab. Mereka memberitakan Injil menurut Alkitab. Mereka berpaut pada kata-kata dalam Alkitab untuk memercayai Tuhan; tanpa Alkitab, mereka tidak akan percaya kepada Tuhan. Seperti inilah cara mereka hidup, meneliti Alkitab dengan cara sedemikian. Jika suatu ketika mereka kembali meneliti Alkitab dan memintamu untuk memberi penjelasan, engkau dapat berkata seperti ini kepada mereka, “Pertama-tama, jangan memverifikasi setiap pernyataan. Sebaliknya, mari kita melihat bagaimana Roh Kudus bekerja. Mari kita membandingkannya dengan kebenaran untuk melihat apakah jalan yang kita tempuh selaras dengan pekerjaan Roh Kudus, dan gunakanlah pekerjaan Roh Kudus untuk memeriksa apakah jalan yang kita tempuh itu benar. Tentang apakah pernyataan ini atau pernyataan itu sudah digenapi, seharusnya kita sebagai manusia tidak ikut campur. Lebih baik kita membicarakan tentang pekerjaan Roh Kudus dan pekerjaan terkini yang sedang Tuhan kerjakan. Alkitab memuat firman Tuhan yang disampaikan oleh para nabi dan perkataan yang ditulis oleh orang-orang yang dipakai Tuhan pada waktu itu; hanya Tuhan sendirilah yang dapat menjelaskan perkataan-perkataan tersebut, hanya Roh Kuduslah yang dapat menyingkapkan arti dari perkataan-perkataan tersebut, dan hanya Tuhan sendirilah yang dapat membuka ketujuh meterai dan gulungan kitab itu. Engkau bukan Tuhan, aku juga bukan Tuhan. Jadi, siapa yang berani semaunya sendiri menjelaskan firman Tuhan? Apakah engkau berani menjelaskan perkataan-perkataan itu? Bahkan seandainya Nabi Yeremia, Nabi Yohanes dan Nabi Elia ada di sini, mereka juga tidak akan berani menjelaskannya, karena mereka bukan Anak Domba. Hanya Anak Domba yang dapat membuka ketujuh meterai dan membuka gulungan kitab, dan tidak ada yang lain yang dapat menjelaskan firman-Nya. Aku tidak berani mengambil alih nama Tuhan, apalagi menjelaskan firman-Nya. Aku hanya bisa menjadi seseorang yang menaati Tuhan. Apakah engkau Tuhan? Dari antara ciptaan Tuhan, tidak ada seorang pun yang berani membuka gulungan kitab atau menjelaskan firman itu. Jadi, aku pun tidak berani menjelaskannya. Sebaiknya, engkau pun tidak berusaha untuk menjelaskannya. Tidak ada seorang pun di antara kita yang perlu menjelaskannya. Mari kita membicarakan tentang pekerjaan Roh Kudus; inilah yang dapat manusia lakukan. Aku tahu sedikit tentang pekerjaan Yahweh dan Yesus, tetapi karena aku tidak memiliki pengalaman pribadi dengan pekerjaan seperti itu, aku hanya dapat berbicara tentang hal itu sedikit saja. Sedangkan mengenai makna perkataan yang diucapkan oleh Yesaya atau Yesus pada waktu itu, aku tidak akan memberi penjelasan. Aku tidak mempelajari Alkitab, namun aku mengikuti pekerjaan yang Tuhan lakukan pada masa sekarang. Engkau sebenarnya menganggap Alkitab sebagai gulungan kitab kecil, tetapi bukankah benar bahwa gulungan kitab hanya dapat dibuka oleh Anak Domba? Selain Anak Domba, siapakah yang dapat membukanya? Engkau bukan Anak Domba, aku apalagi, aku tidak berani menganggap diriku Tuhan itu sendiri. Jadi, mari kita tidak menganalisa atau meneliti Alkitab. Lebih baik kita mendiskusikan pekerjaan yang dikerjakan Roh Kudus, yakni pekerjaan yang dikerjakan oleh Tuhan sendiri di masa kini. Mari kita melihat prinsip-prinsip dan substansi dari pekerjaan Tuhan, kemudian periksalah apakah jalan yang kita tempuh sekarang ini sudah benar dan tepat. Marilah kita menjadikan hal ini sebagai standar kita.” Jika engkau sekalian mengabarkan Injil, terutama kepada orang-orang dalam dunia agamawi, engkau sekalian harus memahami Alkitab dan menguasai kisah di baliknya. Jika tidak, engkau tidak akan dapat memberitakan Injil. Begitu engkau memperoleh wawasan tentang gambaran besarnya, jangan meneliti kata-kata mati yang ada dalam Alkitab, hanya perkatakan tentang pekerjaan Tuhan dan kebenaran hidup saja, maka engkau akan dapat memenangkan mereka yang sedang mencari dengan hati yang sungguh-sungguh.

11 November, 2018

Misteri Inkarnasi (3)

Ketika Tuhan melakukan pekerjaan-Nya, Dia datang bukan untuk terlibat dalam pembangunan atau gerakan apa pun; Dia datang untuk melaksanakan pelayanan-Nya. Setiap kali Dia menjadi manusia, hal itu hanyalah untuk menyelesaikan satu tahap pekerjaan dan membuka zaman baru. Saat ini adalah Zaman Kerajaan, dan manusia telah memulai latihan untuk masuk ke dalam kerajaan. Tahap pekerjaan ini bukanlah pekerjaan manusia atau untuk menyempurnakan manusia sampai taraf tertentu; tahap ini adalah untuk menyelesaikan satu bagian dari pekerjaan Tuhan. Pekerjaan-Nya bukanlah pekerjaan manusia dan bukan untuk menyempurnakan manusia sampai taraf tertentu sebelum meninggalkan bumi; pekerjaan itu dimaksudkan untuk melaksanakan pelayanan-Nya seluruhnya serta menyelesaikan pekerjaan yang harus dilakukan-Nya, yakni melakukan pengaturan yang tepat bagi pekerjaan-Nya di bumi, sehingga Dia dimuliakan. Pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi tidak seperti pekerjaan orang-orang yang dipakai oleh Roh Kudus. Ketika Tuhan melakukan pekerjaan-Nya di bumi, Dia hanya peduli dengan pelaksanaan pelayanan-Nya. Sedangkan mengenai semua hal lainnya yang tidak terkait dengan pelayanan-Nya, Dia praktis tidak mengambil bagian, bahkan sejauh menutup mata terhadap hal itu. Dia hanya melakukan pekerjaan yang harus dilakukan-Nya, dan kurang begitu peduli dengan pekerjaan yang harus dilakukan manusia. Pekerjaan yang dilakukan-Nya hanyalah perkara-perkara yang berhubungan dengan zaman di mana Dia hidup dan pelayanan yang harus dilaksanakan-Nya, seolah-olah semua perkara lainnya bukanlah tanggung jawab-Nya. Dia tidak memperlengkapi diri-Nya dengan pengetahuan dasar yang lebih banyak mengenai menjalani kehidupan sebagai manusia, dan Dia tidak belajar lebih banyak keterampilan sosial atau hal apa pun lainnya yang dimengerti oleh manusia. Dia sama sekali tidak menunjukkan kepedulian terhadap segala hal yang perlu untuk memperlengkapi manusia dan hanya melakukan pekerjaan yang merupakan tugas-Nya. Jadi, dalam pandangan manusia, Tuhan yang berinkarnasi memiliki kekurangan dalam banyak hal, bahkan sejauh Dia menutup mata terhadap banyak hal yang harus dimiliki seorang manusia, dan Dia tidak memiliki pemahaman tentang perkara-perkara semacam itu. Perkara-perkara seperti pengetahuan umum tentang kehidupan, serta prinsip-prinsip perilaku dan pergaulan dengan orang lain tampaknya tidak penting bagi-Nya. Meskipun demikian, Anda tidak dapat merasakan adanya perilaku tak normal sedikit pun dari Tuhan yang berinkarnasi. Artinya, kemanusiaan-Nya hanya menegaskan kehidupan-Nya sebagai manusia biasa dengan penalaran otak yang normal, dengan kemampuan untuk membedakan antara yang benar dan yang salah. Namun, Dia tidak diperlengkapi dengan hal apa pun lainnya, semua itu hanya untuk manusia (makhluk ciptaan) saja. Tuhan menjadi manusia hanya untuk melaksanakan pelayanan-Nya sendiri. Pekerjaan-Nya ditujukan pada segala zaman dan bukan pada orang atau tempat tertentu. Pekerjaan-Nya ditujukan ke seluruh alam semesta. Ini adalah haluan pekerjaan-Nya dan prinsip-Nya dalam bekerja. Hal ini tidak dapat diubah oleh siapa pun, dan manusia tidak dapat mengambil bagian di dalamnya. Setiap kali Tuhan menjadi manusia, Dia membawa bersama-Nya pekerjaan zaman itu, bukan maksud untuk hidup berdampingan dengan manusia selama dua puluh, tiga puluh, empat puluh, bahkan tujuh puluh atau delapan puluh tahun agar mereka dapat lebih memahami dan memperoleh wawasan tentang diri-Nya. Hal itu tidak perlu dilakukan! Melakukannya sama sekali tidak akan memperdalam pengetahuan yang dimiliki manusia tentang watak yang melekat pada Tuhan; sebaliknya, hal itu hanya akan menambah anggapan mereka serta membuat gagasan dan pemikiran manusia menjadi ketinggalan zaman. Jadi kalian semua harus memahami secara tepat apa pekerjaan dari Tuhan yang berinkarnasi. Mungkinkah kalian tidak memahami perkataan-Ku: “Aku datang bukan untuk menjalani kehidupan sebagai manusia biasa”? Sudahkah kalian melupakan perkataan: "Tuhan datang ke bumi bukan untuk menjalani kehidupan sebagai manusia biasa"? Kalian tidak mengerti tujuan Tuhan dalam menjadi manusia, demikian pula kalian tidak memahami makna dari "Bagaimana mungkin Tuhan datang ke bumi dengan maksud menjalani kehidupan sebagai makhluk ciptaan"? Tuhan datang ke bumi hanya untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya, jadi pekerjaan-Nya di bumi tidak memakan waktu lama. Dia datang ke bumi bukan dengan maksud agar Roh Tuhan membangun diri-Nya untuk menjadi pemimpin gereja yang luar biasa. Ketika Tuhan datang ke bumi, itu adalah Firman yang menjadi manusia; tetapi manusia tidak mengenal pekerjaan-Nya dan memaksakan kehendak mereka kepada-Nya. Tetapi kalian semua harus menyadari bahwa Tuhan adalah Firman yang menjadi manusia, bukan manusia yang dibangun oleh Roh Tuhan untuk sementara waktu menggantikan peran Tuhan. Tuhan sendiri tidak dibangun, tetapi adalah Firman yang menjadi manusia, dan saat ini Dia secara sah melakukan pekerjaan-Nya di antara kalian semua. Kalian semua mengetahui dan mengakui bahwa inkarnasi Tuhan adalah fakta, tetapi kalian berpura-pura memahami perkara yang sesungguhnya tidak kalian pahami. Kalian sama sekali tidak menghargai pekerjaan dari Tuhan yang berinkarnasi atau makna dan substansi dari Tuhan yang menjadi manusia, dan dengan serta merta mengulangi perkataan yang diucapkan oleh orang lain saja. Apakah Anda percaya bahwa inkarnasi Tuhan itu sama seperti yang Anda pahami?

08 November, 2018

Misteri Inkarnasi (2)

Pada waktu ketika Yesus bekerja di Yudea, Ia melakukannya secara terbuka, tetapi sekarang, Aku bekerja dan berfirman di antara engkau semua secara rahasia. Orang-orang tidak percaya tidak menyadarinya sama sekali. Pekerjaan-Ku di antara engkau semua tertutup bagi mereka yang di luar. Firman, hajaran dan penghakiman ini, hanya diketahui oleh engkau semua dan tidak oleh yang lain. Seluruh pekerjaan ini dilakukan di tengah-tengah engkau semua dan terbuka hanya bagimu. Tidak seorang pun di antara orang tidak percaya yang mengetahui hal ini, karena saatnya belum tiba. Orang-orang ini akan segera dilengkapi setelah mengalami hajaran, tetapi mereka yang di luar tidak tahu mengenai hal ini. Pekerjaan ini terlalu tersembunyi! Bagi mereka, Tuhan menjadi daging adalah sesuatu yang tersembunyi, sedangkan bagi mereka yang berada di aliran ini, orang bisa mengatakan bahwa Ia terbuka. Walaupun di dalam Tuhan, semuanya terbuka, semuanya disingkapkan, dan semuanya dibebaskan, ini hanya berlaku bagi mereka yang percaya kepada-Nya. Sedangkan bagi yang lain, bagi orang-orang tidak percaya, tidak ada yang diberitahukan kepada mereka. Pekerjaan yang sedang dilakukan di sini sekarang ini sangat tertutup agar mereka tidak mengetahuinya. Seandainya mereka menyadari akan pekerjaan ini, mereka hanya akan mengutuk dan menjadikannya sasaran penganiayaan. Mereka tidak akan memercayainya. Bekerja di negeri si naga merah yang sangat besar, tempat yang paling terbelakang ini, bukanlah tugas yang mudah. Jika pekerjaan ini dilaksanakan secara terbuka, tidak mungkin bisa dilanjutkan. Tahap pekerjaan ini tidak dapat dilakukan di tempat ini. Jika pekerjaan ini dilakukan secara terbuka, bagaimana mungkin mereka membiarkannya maju? Bukankah hanya akan membuat pekerjaan ini menghadapi risiko yang bahkan lebih besar lagi? Jika pekerjaan ini tidak

07 November, 2018

Misteri Inkarnasi (1)

Di Zaman Kasih Karunia, Yohanes mempersiapkan jalan bagi Yesus. Ia tidak dapat mengerjakan pekerjaan Tuhan itu sendiri, dan hanya dapat memenuhi tugas yang diberikan kepadanya. Meskipun Yohanes adalah orang yang mempersiapkan jalan bagi Tuhan, ia tidak dapat merepresentasikan Tuhan; ia hanyalah manusia yang dipakai oleh Roh Kudus. Setelah Yesus dibaptiskan, “Roh Kudus turun ke atas-Nya seperti burung merpati.” Setelah itu, Ia memulai pekerjaan-Nya, yang artinya, Ia mulai mengerjakan pelayanan Kristus. Itulah sebabnya identitas Tuhan melekat pada diri-Nya, karena Ia datang dari Tuhan. Tidak masalah bagaimana keteguhan hati-Nya sebelum ini—mungkin terkadang lemah, atau terkadang kuat—itulah kehidupan normal-Nya sebagai manusia biasa sebelum Ia memulai pelayanan-Nya. Setelah dibaptis (diurapi), Ia pun segera disertai kuasa dan kemuliaan Tuhan, dan dengan demikian, mulailah Ia melakukan pelayanan-Nya. Ia dapat melakukan tanda-tanda dan mukjizat, Ia memiliki kuasa dan otoritas karena Ia bekerja secara langsung mewakili Tuhan itu sendiri; Ia melakukan pekerjaan Roh Kudus dan mengungkapkan apa yang Roh katakan. Oleh karena itu, Dia adalah Tuhan itu sendiri. Hal ini tidak terbantahkan. Yohanes dipakai oleh Roh Kudus. Ia tidak dapat menjadi seseorang yang merepresentasikan Tuhan, dan tidak mungkin baginya untuk merepresentasikan Tuhan. Jika ia ingin melakukannya, Roh Kudus tidak akan
membiarkannya, karena ia tidak dapat melakukan pekerjaan yang akan Tuhan sendiri kerjakan. Mungkin ada banyak kehendak manusiawi dalam dirinya, atau ada sesuatu yang menyimpang dalam dirinya; dalam keadaan apa pun, tidak mungkin baginya untuk merepresentasikan Tuhan. Kesalahan dan kekeliruannya hanya merepresentasikan dirinya sendiri, namun pekerjaannya merupakan perwujudan pekerjaan Roh Kudus. Namun, engkau juga tidak boleh menganggap semua yang ia kerjakan merepresentasikan Tuhan. Dapatkah kesalahan dan kekeliruannya dianggap merepresentasikan Tuhan juga? Melakukan kekeliruan ketika merepresentasikan manusia adalah lumrah, tetapi jika seseorang melakukan penyimpangan tatkala merepresentasikan Tuhan, bukankah itu sama saja dengan mempermalukan Tuhan? Bukankah itu sama dengan penghujatan terhadap Roh Kudus? Roh Kudus tidak akan membiarkan manusia berdiri di tempat Tuhan atas kehendaknya sendiri, bahkan sekalipun ia disanjung oleh orang-orang di sekelilingnya. Jika ia bukan Tuhan, pada akhirnya ia tidak akan mampu bertahan. Roh Kudus tidak akan membiarkan manusia merepresentasikan Tuhan sesuai keinginannya! Sebagai contoh, Roh Kudus memberi kesaksian tentang Yohanes dan juga menyatakan kepadanya bahwa ia akan menjadi seseorang yang mempersiapkan jalan bagi Yesus, namun pekerjaan yang dikerjakan di dalam dirinya oleh Roh Kudus itu terbatas. Yang diminta dari Yohanes hanyalah menjadi pembuka jalan bagi Yesus, mempersiapkan jalan bagi-Nya. Artinya, Roh Kudus hanya menopang pekerjaannya dalam mempersiapkan jalan dan mengizinkan dia untuk melakukan pekerjaan itu saja, bukan yang lain. Yohanes merepresentasikan Elia sebagai nabi yang mempersiapkan jalan. Pekerjaan ini ditopang oleh Roh Kudus; sejauh apa yang dikerjakannya itu mempersiapkan jalan, Roh Kudus pun menopangnya. Namun, jika ia menyatakan dirinya sebagai Tuhan itu sendiri dan bermaksud menyelesaikan pekerjaan penebusan, maka Roh Kudus harus mendisiplinkan dirinya. Sebesar apa pun pekerjaan Yohanes yang ditopang Roh Kudus, pekerjaan itu tetap berada dalam batas-batas tertentu. Memang benar bahwa pekerjaannya itu ditopang oleh Roh Kudus, namun kuasa yang diberikan kepadanya pada saat itu terbatas hanya pada pekerjaannya untuk mempersiapkan jalan. Ia tidak dapat, sama sekali tidak dapat, melakukan pekerjaan yang lain, karena ia hanyalah Yohanes yang mempersiapkan jalan dan bukan Yesus. Jadi, kesaksian Roh Kudus memang sangat penting, tetapi pekerjaan yang Roh Kudus izinkan untuk manusia kerjakan, itu jauh lebih penting. Bukankah Yohanes diberikan kesaksian yang luar biasa tentang dirinya? Bukankah pekerjaan yang ia lakukan juga hebat? Tetapi pekerjaan yang ia lakukan tidak dapat melampaui pekerjaan yang Yesus lakukan, karena ia tidak lebih dari seorang manusia yang dipakai Roh Kudus dan ia tidak dapat secara langsung merepresentasikan Tuhan, dan dengan demikian pekerjaan yang ia lakukan pun terbatas. Setelah ia selesai mempersiapkan jalan, tidak ada lagi yang terus menopang kesaksiannya, tidak ada lagi pekerjaan baru yang ditugaskan kepadanya, dan ia pun tidak disebut-sebut lagi manakala pekerjaan Tuhan itu sendiri dimulai.

06 November, 2018

Film Pendek Komedi Rohani Kristen - SKETSA "Ayahku, Sang Pendeta" Debat Yang Menarik Tentang Alkitab


Film Pendek Komedi Rohani Kristen - SKETSA "Ayahku, Sang Pendeta" Debat Yang Menarik Tentang Alkitab

Chi Shou, seorang pendeta religius, telah memercayai Tuhan selama 40 tahun, selalu berpegang teguh pada pandangan bahwa "semua firman dan pekerjaan Tuhan ada di dalam Alkitab," dan bahwa "kepercayaan kepada Tuhan tidak boleh menyimpang dari Alkitab dan percaya pada Alkitab artinya percaya kepada Tuhan." Lalu saat terjadi putrinya telah menerima pekerjaan Tuhan di akhir zaman, dia membuat rencana dengan istrinya untuk menghentikan putrinya. Hari ini, putrinya pulang ke rumah untuk menyampaikan Injil kedatangan Tuhan kembali dan berlangsunglah perdebatan keluarga yang seru, cerdas, namun serius...


Eastern Lightning, Gereja Tuhan Yang Mahakuasa dibentuk oleh karena penampakan dan pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa, kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, Kristus akhir zaman. Gereja ini berisi semua orang yang menerima pekerjaan Tuhan Yang Mahakuasa pada akhir zaman dan ditaklukkan dan diselamatkan oleh firman-Nya. Gereja ini sepenuhnya dibentuk oleh Tuhan Yang Mahakuasa sendiri dan dibimbing oleh-Nya sebagai Sang Gembala. Gereja ini tentu saja tidak dibentuk oleh seseorang. Kristus adalah kebenaran, jalan, dan kehidupan. Domba Tuhan mendengarkan suara Tuhan. Selama engkau membaca firman Tuhan Yang Mahakuasa, engkau akan mengerti bahwa Tuhan telah menampakkan diri.

05 November, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Menjadi Saksi bagi Tuhan Adalah Tugas Manusia | Misi Besar Kristen


Lagu Rohani Kristen Terbaru | Menjadi Saksi bagi Tuhan Adalah Tugas Manusia | Misi Besar Kristen

Maka tugasmulah menjadi saksi-Nya.
Tuhan beri kau hidup itu anug'rah dari-Nya.
Maka tugasmulah menjadi saksi-Nya.
Tuhan b'ri kemuliaan dan hidup-Nya kepadamu.
Kau harus baktikan hidupmu untuk-Nya.
Kau t'lah terima dan kau harus jadi saksi-Nya. Itu takdir.


Engkau sangat beruntung diberi kemuliaan-Nya.

Maka tugasmulah bersaksi 'tuk kemuliaan-Nya.
Jika kau percaya Tuhan hanya untuk dapat berkat,
karya-Nya takkan berarti, dan kau tak penuhi tugasmu.
Kau t'lah terima, dan kau harus jadi saksi-Nya. Itu takdir.
Kau t'lah terima, dan kau harus jadi saksi-Nya. Itu takdir.
Kau t'lah terima, dan kau harus jadi saksi-Nya. Itu takdir.
Kau t'lah terima, dan kau harus jadi saksi-Nya. Itu takdir.
Maka tugasmulah bersaksi 'tuk kemuliaan-Nya.


dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

03 November, 2018

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Tuhan Berharap Umat Manusia Dapat Terus Hidup

Lagu Rohani Kristen Terbaru | Tuhan Berharap Umat Manusia Dapat Terus Hidup

Ketika manusia penuh cemar, ketidaktaatan mencapai puncaknya, 
Tuhan harus hancurkan mereka karena prinsip dan esensi-Nya. 
Tuhan benci manusia, s'bab m'reka menentang-Nya.
Tapi saat Dia hancurkan mereka,
hati-Nya masih tak berubah, belas kasih-Nya masih tetap.


Dia kasihani manusia, ingin tebus dengan berbagai cara.

Tapi tolak keselamatan dari-Nya, manusia t'rus tak taat.
Bagaimana pun Dia panggil, p'ringati, sediakan dan menolong,
manusia tak mengerti, manusia tak menghargai.


Tuhan menoleransi, menanti dalam duka manusia kembali.

Mencapai batas-Nya, Dia melakukan yang seharusnya.
Sejak Tuhan rencanakan penghancuran sampai Ia memulainya,
ini periode bagi manusia untuk berbalik. 
Ini kesempatan terakhir yang Tuhan berikan manusia. 
Ini kesempatan terakhir, 
kesempatan terakhir yang Tuhan berikan pada manusia.


dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

02 November, 2018

Film Pendek Komedi Rohani Kristen | SKETSA | Tuhan Mengetuk

Film Pendek Komedi Rohani Kristen | SKETSA | Tuhan Mengetuk

Sandiwara "Tuhan Mengetuk" menjabarkan bagaimana, di akhir zaman, Tuhan mengetuk pada pintu hati kita dengan firman-Nya, dan bahwa para perawan bijak dapat mendengar suara Tuhan dan berpesta dengan Anak Domba. Pendeta Chang Shoudao telah selalu menunggu kembalinya Tuhan, tetapi ketika Saudara Zhen bersaksi padanya bahwa Tuhan telah kembali, dia bersikeras pada gagasan dan imajinasinya, memercayai bahwa Tuhan akan kembali di awan, dan menutup pintu hatinya kepada jalan yang sebenarnya. Kali ini, bagaimanapun juga, Saudara Zhen mendiskusikan dengannya ayat Kitab Suci yang berkaitan dengan kembalinya Tuhan, dan dia menemukan di dalam Alkitab mengandung nubuat bahwa di akhir zaman Tuhan akan kembali secara diam-diam, berinkarnasi daging, untuk berbicara firman baru dan menyucikan manusia, hanya setelahnya akan tampil di muka umum untuk menghargai kebaikan dan menghukum kejahatan. Saat yang sama, dia datang untuk memahami arti sebenarnya dari Tuhan mengetuk pada pintu kita, dan itu kunci dari menyambut kedatangan Tuhan adalah mampu mendengar suara Tuhan. Ketika dia mampu mendengar suara Tuhan dalam firman Tuhan Yang Mahakuasa, dia akhirnya membuka pintu hatinya dan menyambut kembalinya Tuhan.